Gangguan Internet DRPD Karawang Saat Penayangan Pidato Kenegaraan Presiden Bukan Sabotase

 

Karawang, KTD- Gangguan internet saat penayangan pidato kenegaraan Presdien Joko Widodo (Jokowi) di DPRD Karawang dalam rapat istimewa paripurna, Kamis (16/8) pagi bukan unsur sabotase. Insiden itu sempat membuat sejumlah pihak berang dan menduga ada unsur politis dibalik terganggunya jaringan internet layanan IndieHome milik DPRD Karawang tersebut.

Manager Enterprise Business Service Telkom Indonesia Wilayah Telekomunikasi Jabar Utara, Karawang, Heru Kristiyanto menegaskan tidak ada unsur sabotase dalam insiden itu. Gangguan internet disebabkan putusnya fiber optik oleh alat berat pihak ketiga yang tengah melakukan galian normalisasi Kalimalang di daerah Badami.

Heru menjelaskan, berdasarkan laporan dari petugas Telkom di lapangan, peristiwa terputusnya fiber optik terjadi pukul 09.48 WIB bersamaan dengan penayangan pidato kenegaraan Presiden Jokowi. Fiber optik memliki perangkat transmisi berkapasitas 70 giga ethernet yang digunakan sebagai backbone untuk menghidupkan jaringan di tiga wilayah.

"Dampaknya tidak hanya di Karawang saja. Tapi juga di Purwakarta dan Cikampek. Untuk memperbaiki, petugas kami butuh sekitar satu jam. Disaat fiber optik terputus, tidak langsung bisa disambung menggunakan kabel tembaga melankan dengan alat serat kaca. Ditengah jaringan vital bermasalah, meskipun ada back-up, tetap belum bisa disambungkan karena traffic-nya juga tinggi," jelas Heru saat melakukan conferensi pers di ruang muspida DPRD Karawang, Kamis (16/8) siang. (nji)

Category: Peristiwa
No Response

Leave a reply "Gangguan Internet DRPD Karawang Saat Penayangan Pidato Kenegaraan Presiden Bukan Sabotase"