Bahas Soal Listrik, Wabup Jimmy Pertemukan Warga Sirnabaya, PLN dan Perhutani

 

Karawang, KTD- Pihak PLN dan Perhutani akhirnya duduk satu meja membahas nasib 128 Kepala Keluarga warga Sirnabaya, Telukjambe Timur, Kabupaten karawang, Kamis (30/8) siang. Pertemuan tersebut adalah inisiasi dari Wakil Bupati (Wabup) Karawang, Ahmad Zamakshari (Jimmy) sebagai perwakilan dari Pemerintah Kabupaten (pemkab) Karawang yang peduli terhadap kelangsungan hidup warganya, dimana selama puluhan tahun tidak bisa menerima pasokan aliran listrik. Pertemuan tersebut memang sengaja digagas mengingat lahan yang selama ini ditempati oleh warga merupakan milik negara yang dikelola oleh pihak perhutani.
"Warga saat ini menempati tanah negara artinya tidak memiliki hak tanah atas nama pribadi, "kata Jimmy ditengah-tengah dialog. Dalam pertemuan itu, selain pihak PLN dan Perhutani, hadir pula Camat Telukjambe Timur, Kepala Desa Sirnabaya, Pengelola KIIC serta tokoh masyarakat.

 

Jimmy mengungkapkan, tujuan diadakanya pertemuan tersebut tidak lain untuk menghindari adanya konflik di kemudian hari seperti beberapa tahun sebelumnya, dimana pihak Perhutani pernah menggugat Pemkab hanya karena memasang listrik tanpa seizin pihak perhutani sebagai pemilik lahan di kawasan Ciampel.

"Dulu Pemkab kan niatnya baik. Tapi ternyata semua punya aturan masing-masing. Makanya hari ini saya ingin menanyakan langsung ke pihak perhutani apakah boleh pemda dan PLN memberikan aliran listrik di desa ini. Kalau boleh, saya ingin minta ke warga agar membuat surat pernyataan kesepakatan dengan pihak perhutani," ungkapnya.

Ence, salah seorang dari pihak Perhutani pun menyetujui penyambungan listrik bagi 128 Kepala Keluarga yang ada di dalam hutan Telukjambe. Karena selama ini hanya sebagian kecil warga di hutan yang menikmati listrik. "Perhutani hanya pengelola, ini tanah negara. Nanti dibuat berita acara bersama-sama antara warga dengan negara, tuturnya.

Ia menuturkan, Camat dan Desa serta PLN bersedia melakukan penyambungan listrik ke rumah warga dengan dibuat kesepakatan. Setiap kepala keluarga membuat pernyataan bahwa lahan yang ditempati merupakan tanah negara.
"Sehingga saat tanah ini ingin dipakai negara kepala keluarga tidak dapat menggugat. PLN sudah siap tinggal nunggu legalitas saja jadi tidak ada sengketa dikemudian hari," katanya. (nji)

Category: Peristiwa
No Response

Leave a reply "Bahas Soal Listrik, Wabup Jimmy Pertemukan Warga Sirnabaya, PLN dan Perhutani"