Demi e-KTP Gratis, Warga Rela Antre Sejak Pagi Buta

Antusias warga Karawang untuk mencetak e-KTP sangat tinggi. Mereka bahkan rela antre sejak pagi buta.

Karawang, KTD- Jumlah warga yang mengurus pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Karawang masih tinggi. Warga rela mengantre sejak pagi buta agar bisa kebagian nomor antrean yang hanya dibatasi 500 orang saja tiap harinya dari Senin-Jumat.

Salah satu warga yang hendak mencetak e-KTP, Wardi (55), warga Johar, mengaku datang sejak pukul 04.00 WIB agar bisa mendapat nomor antrean untuk mencetak e-KTP milik keponakannya.

"Tadi datang jam 04.00 pagi, dapat nomor antrean 121. Hari ini nyetaknya. Tinggal menunggu dipanggil sesuai nomor antrean," katanya, Senin (3/9) pagi.

 

Wardi (55), warga Johar ini mengaku datang ke Kantor Disdukcapil sejak pukul 04.00 WIB.

Warga lainnya, Yayah (47) mengungkapkan, nomor antrean sudah habis dibagi saat ia datang ke kantor Disdukcapil sekitar pukul 08.00 WIB sehingga terpaksa harus pulang kembali ke rumah.

"Nomor antrean dibatasi hanya 500. Saya ke sini sudah habis karena katanya banyak yang pada datang dari jam 04.00 pagi hari atau pagi-pagi sekali. Makanya besok rencana mau datang lagi kesini lebih pagi," kata‎ Warga Adiarsa Barat ini.

Yayah mengaku baru hendak mencetak e-KTP miliknya setelah sebelumnya sudah melakukan perekaman data sekitar satu tahun yang lalu. "Perekaman sudah lama. 14 bulan yang lalu. Baru dapat surat keterangan. Ini baru mau nyetak," ungkapnya.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Karawang, Yudi Yudiawan mengakui masih tingginya jumlah warga yang mengurus e-KTP di kantor Disdukcapil.

"Ini mulai minggu kemarin, setiap hari di sini (kantor Disdukcapil) kedatangan 500, 700 bahkan sampai mencapai 1000 orang yang mau cetak (e-KTP). Kami melakukan sistem pembagian nomor antrean karena kewalahan,” kata Yudi saat diwawancarai di kantornya.

Menurut Yudi, pembatasan jumlah warga yang bisa dilayani setiap harinya dilakukan karena melihat jumlah petugas dan kemampuan mesin untuk mencetak.

"Kemampuan mesin terbatas dalam mencetak sehingga harus kita batasi agar tidak sampai rusak. Kalau sampai rusak malah tidak bisa nyetak semua," tandasnya. (nji)

 

Category: Peristiwa
No Response

Leave a reply "Demi e-KTP Gratis, Warga Rela Antre Sejak Pagi Buta"