Asian Games 2018, Pelajar SMAN 5 Karawang Ini Bangga Bertanding dengan Juara Dunia

Karawang, KTD- Meski sudah berlalu, gemuruh Asian Games 2018 sampai saat ini masih terdengar di seantero negeri. Prestasi-prestasi yang dipersembahkan para atlet menjadi salah satu bukti, Indonesia tidak bisa lagi dipandang sebelah mata oleh negara-negara se- asia. Perjuangan mereka terbayar dengan banyaknya raihan medali yang mengantarkan Indonesia menduduki posisi ke-4, melebihi apa yang ditargetkan. Selain itu, keringat yang telah mereka kucurkan sebanding dengan apa yang diberikan oleh Pemerintah, yaitu bonus yang dikucurkan bagi atlet yang berhasil memperoleh medali emas, perak dan perunggu. Tapi bagaimana nasib dan kesan atlet yang belum beruntung mendapatkan medali? Nah, salah satu Atlet  Sepatu Roda asal Karawang ini ingin membagikan cerita dan pengalamanya selama menjalani debut Asian Games 2018.

Adalah Salma Falya Niluh Heryadi (16), atau biasa dipanggil Salma. Salah satu pelajar SMAN 5 Karawang ini mengaku bangga bisa bertanding dengan banyak peserta dari berbagai macam negara. Selain bertambahnya pengalaman, ia juga bisa mendapatkan ilmu dari atlet lainnya. Pasalnya, Salma adalah atlet Sepatu Roda termuda dalam perhelatan Asian Games 2018 ini.

"Bangga banget pokoknya. Nambah bangga karena aku tahu lawan-lawanku para juara dunia," kata Salma saat diwawancarai melalui telepon, Selasa (4/9) malam. Perlu diketahui, saat diwawancarai, Salma sedang sibuk berlatih guna persiapan menghadapi Pekan Olahraga Daerah (Porda) yang akan dilaksanakan di Bogor Oktober mendatang.

Ketika ditanya mengenai kendala yang dihadapi pada saat bertanding di Asian Games 2018, Salma tidak malu bercerita. Ia mengakui pada saat bertanding memang kurang berkosentrasi sehingga tidak bisa mendapatkan hasil optimal.

"Engga tau ya. Tiba-tiba kebanyakan pikiran. Mungkin juga grogi karena ini ajang terbesar yang baru pertama kali diikuti," akunya.

Dalam kesempatan wawancara tersebut, Salma secara pribadi ingin meminta maaf kepada seluruh masyarakat Karawang karena belum bisa memberikan yang terbaik.

"Aku minta maaf buat masyarakat Karawang, ibu bupati, kepsek guru serta kawan-kawanku di SMAN 5 Karawang, terutama juga untuk orang tuaku. Maaf Salma mengecewakan," ucapnya. Pada saat ia menyebut orang tua, suaranya tercekat. Ada sesak yang sepertinya tertahan di dadanya.

Ia mengaku tidak mau larut dalam kegagalan di Asian Games 2018. Atlet yang pernah meraih dua perunggu di ajang Pekan Olahraga Nasional dua tahun lalu itu, ingin segera bangkit untuk menatap ajang selanjutnya agar bisa membayar kegagalanya di Asian Games 2018.

"Insya allah jika masih diberi kesempatan untuk ikut Asian Games berikutnya, aku bisa lebih matang. Kegagalanku kemarin menjadi pelecut semangat. Mohon doa dan dukunganya agar aku bisa raih medali di Porda Oktober nanti," tutupnya. (nji)

 

 

Category: Pendidikan
No Response

Leave a reply "Asian Games 2018, Pelajar SMAN 5 Karawang Ini Bangga Bertanding dengan Juara Dunia"