Pemilihan Ketua OSIS SMAN 5 Karawang Digelar Mirip Pemilu

Salah satu calon ketua osis (caketos) SMAN 5 Karawang saat menyampaikan visi misinya.

Karawang, KTD- SMA Negeri 5 Kabupaten Karawang, Rabu (26/9) mendatang akan menggelar pemilihan ketua OSIS masa bakti 2018-2019 dengan sistem seperti pemilihan umum (Pemilu). Kegiatan yang akan digelar di lingkungan sekolah, tujuannya untuk memberikan pendidikan demokrasi dan pengetahuan sejak dini tentang tata cara pemilu bagi para siswa. Sejumlah properti KPU seperti bilik suara dan kotak suara rencananya akan didatangkan pada proses pemilu ketua OSIS tersebut.

Kepala Sekolah SMAN 5 Karawang, Agus Setiawan M.Pd mengatakan pemilihan Ketua OSIS layaknya Pemilu merupakan kegiatan rutin yang sudah digelar. Tujuannya memberikan pendidikan demokrasi dan mengenalkan siswa-siswi sejak dini tentang tahapan dalam Pemilu.
“Kegiatan pemilihan ketua OSIS diawali penjaringan calon, seleksi, debat kandidat, pemaparan visi misi dan proses pemilihan”, kata Agus saat diwawancarai, Senin (16/9) pagi.
Agus menjelaskan, konsep pemilos dibuat mirip dengan pemilu di Indonesia. Tujuannya, para siswa yang belum memiliki hak pilih secara nasional bisa memperoleh pengalaman lebih dulu. Jadi, ketika sudah cukup umur, mereka tidak canggung mengikuti pemilu. Agus menyatakan, pemilos diadakan persis seperti pemilu dalam lingkup lebih besar. Menggunakan tahapan dan asas Luberjurdil (langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil). Ia juga memastikan, proses pemilos tidak mengganggu proses belajar mengajar. Pemungutan suara dilakukan secara bergantian.
"Satu persatu siswa mencoblos, sementara yang lain tetap belajar di kelas," imbuhnya.
Sementara, Ketua OSIS SMAN 5 Karawang, Abidzard Lintang Adhiasta menuturkan, ada 1.254 siswa yang mengikuti pemilihan OSIS (pemilos). Siswa kelas X hingga XII melakukan pemilihan secara bergantian. ’’Kalau sudah waktunya memilih, panitia akan meminta izin kepada guru yang sedang mengajar di kelas tersebut,” tutur Abid.
Sebelum pemilos, kata Abid, SMAN 5 Karawang melaksanakan debat antar kandidat serta orasi bagi calon ketua dan wakil ketua OSIS. Prosesnya berlangsung selama sebulan. Awalnya, ada 9 kandidat yang mendaftar.
Kemudian, setelah tes tulis dan wawancara, dipilih lima kandidat dengan skor tertinggi. ”lima orang itulah yang dicalonkan sebagai ketua,” terangnya.
Tahap selanjutnya adalah pendaftaran calon yang dilanjutkan kampanye. Setiap calon diberi kesempatan berorasi di depan seluruh siswa. Untuk menjelaskan lebih detail program kerja yang diusung, diadakan debat kandidat di ruang multimedia. "Saat debat hanya dihadiri perwakilan siswa dan anggota MPK. Yang menjadi panelis adalah pembina kesiswaan," ungkap dia.(nji)
Category: Pendidikan
No Response

Leave a reply "Pemilihan Ketua OSIS SMAN 5 Karawang Digelar Mirip Pemilu"