Warga Kesal Kampung Budaya Sering Dijadikan Lokasi Tawuran

 

 

Karawang, KTD- Sejumlah warga disekitaran Kampung Budaya (Kambud) mengaku kesal dengan ulah pelajar yang sering menjadikan Kampung Budaya sebagai lokasi tawuran. Mereka merasa resah dan terganggu dengan aksi para pelajar tersebut karena bisa merugikan dan membahayakan warga lainnya maupun pengendara yang lalu lalang. Seperti diketahui, selain untuk fasilitas para pelaku seni berlatih, ruas jalan di Kambud sering dilalui oleh para pengendara yang ingin menuju interchange ataupun Perumnas Telukjambe.

Mirvana Alfiyana (19) salah satu warga Perumnas Blok S mengungkapkan, kejadian aksi tawuran di Kampbud bukan sekali dua kali saja terjadi, namun berkali-kali, sehingga diakui sangat meresahkan warga sekitar.

“Biasanya mereka (para pelajar) berkumpul di Kambud. Mungkin sedang menunggu arahan atau apa gitu. Nanti mereka pergi trus balik lagi lewat sini lari tunggang langgang. Yang kebagian naik motor juga ugal-ugalan. Beberapa lari sambil kedapatan membawa senjata tajam,” ungkap Mirvana saat diwawancarai, Kamis (17/10) siang.

Ibu Lastri (46), pemilik warung yang berdekatan dengan kambud juga mengungkapkan hal yang sama. Meski siang hari, Ia merasa kambud sudah tidak aman lagi. Beberapa warga, kata dia, juga pernah ikut mengejar para pelajar itu waktu terlihat mau melakukan aksi tawuran.

“Tapi besoknya ada lagi. Jadi kayak ga jera-jera gitu. Yang paling berbahaya ya kalau ketabrak atau melukai pengendara kan repot,” ujar Lastri.

Ia secara pribadi berharap ada patroli dari pihak kepolisian atau satpol pp siang hari di Kambud. Harapanya, tidak ada lagi aksi tawuran di sekitar lokasi tersebut, sehingga warga bisa kembali aman. (nji)

Category: Peristiwa, Peristiwa
No Response

Leave a reply "Warga Kesal Kampung Budaya Sering Dijadikan Lokasi Tawuran"