Menebak Alasan Pasangan yang Nekat Merekam Adegan Mesum

 

 

Karawang, KTD- Banyak yang bertanya-tanya, bahkan mencibir perempuan cantik dalam video panas yang diduga dilakukan oleh siswi salah satu SMAN favorit Kabupaten Karawang inisial (AL) yang nekat merekam adegan mesum bersama kekasihnya (MF) diduga sebagai seorang mahasiswa.

Meski sudah paham dengan segala risikonya, tetapi mengapa seseorang masih nekat merekam adegan mesumnya lewat video?

Seperti di dalam dua buah video yang saat ini sedang viral itu, terlihat keduanya secara sadar memang sengaja merekam atau mendokumentasikan adegan ranjang yang dilakukannya. Artinya keduanya sama-sama sadar dan paham atas segala konsekuensinya. Mimik keduanya juga terlihat saling menikmati ‘permainan’.

“Mengapa suka merekam saat bercinta, itu banyak faktor. Bisa jadi salah satu faktornya karena ada gangguan seksualitas. Tapi khusus untuk dua remaja itu, harus diidentifikasi lebih jauh lagi karena usia mereka kan hormon sedang matang-matangnya,” kata Cempaka Puteri Dinamala, Kaprodi Psikologi Universitas Buana Perjuangan saat diwawancarai melalui sambungan telepon, Kamis (15/11) siang.

Faktor lainnya, kata dia, budaya patriarki atau perempuan cenderung menurut apa kata laki-laki. Menurutnya, ketidaktahuan perempuan, jadi cenderung submisif apa saja dilakukan sesuai permintaan laki-laki. Apalagi, jika diketahui bahwa siswi tersebut adalah seorang yang pendiam. Guru ataupun orang tuanya kemungkinan akan bingung kenapa seorang dengan kepribadian pendiam bisa melakukan hal seperti itu.

“Orang tua atau guru kan kadang lepas pengawasan. Justru biasanya si anak lebih terbuka dengan lingkungan pergaulanya. Bisa jadi saat dihadapan guru dia memang pendiam. Tapi ketika bergaul dengan teman temanya, dia memakai topeng yang lain,” jelas Cempaka.

Alasan lain bisa karena faktor kepribadian yang impulsif, sehingga orang dengan kepribadian seperti itu akan melakukan apa saja tanpa dipikirkan risikonya Atau, alasan lainnya bisa juga karena sebagai dokumentasi atau kesenangan pribadi masing-masing pasangan.

“Namun bagaimana kalau ponsel atau laptop hilang, kan repot. Banyak sekali risikonya,” jelasnya.

Ia berharap, dalam kasus ini, masyarakat tak hanya sekadar menyudutkan perempuan. Sebab, masyarakat senang sekali menghakimi satu pihak, tetapi tak pernah berpikir mengapa bisa terjadi.

“Mau memenjarakan, apakah itu memecahkan masalah? Apakah tak lebih baik ada edukasi karena pasti ada trauma secara psikologis,” katanya. (nji)

 

Category: Karawang, Peristiwa
No Response

Leave a reply "Menebak Alasan Pasangan yang Nekat Merekam Adegan Mesum"