Tanam Sikap Anti Korupsi, Mahasiswa PGSD UBP Kunjungi KPK

 

Karawang, KTD- Sebanyak 110 orang Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Buana Perjuangan (UBP) sebanyak 110 orang melakukan kunjungan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum lama ini yang dilaksanakan di Pusat Educasi Anti Korupsi Jl. H. R. Rasuna Said No.Kav. C1, RT.3/RW.1, Karet, Setia Budi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Hadir sebagai narasumber Rommy Iman Sulaiman sebagai perwakilan dari Deputi Bidang Pencegahan. Kunjungan mahasiswa ke KPK juga didampingi 5 orang dosen pendamping, Ketua Program Studi PGSD, serta Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Tarpan Suparman, S.Pd., M.Pd mengatakan, Mahasiswa  PGSD di kampusnya tidak hanya belajar ilmu keguruan saja, namun dibekali mata kuliah Pendidikan  Anti Korupsi. Menurutnya, korupsi di negeri ini bukan hanya tugas KPK. Namun tugas semua pihak.

"Ada beberapa sikap yang akan menumbuhkan sikap korupsi. Korupsi versi mahasiswa dapat berupa mencontek, plagiat/copy-paste, titip absen kuliah, terlambat, gratifikasi kepada dosen, proposal dengan mark up dana kegiatan, membuat kuitansi palsu tentang penyelenggaraan sebuah kegiatan," ungkap Tarpan saat diwawancarai di kampusnya, Senin (21/1) pagi.

Untuk mengatasi masalah diatas, kata Tarpan, setiap orang harus menanamkan integritas pada setiap individu. Ia pun mengharapkan mahasiswa PGSD atau calon guru sekolah dasar ini memiliki sikap integritas dan diterapkan kepada anak didiknya nanti.

"Sikap Integritas apa yang harus dimiliki? jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras,  sederhana,  berani dan adil,"

Lebih lanjut ia menegaskan, pihak kampus sendiri juga menginginkan, kunjungan ini bisa memberikan pemahanan dan penanaman sikap tindakan anti korupsi bagi mahasiswa, sehingga ke depan, mereka bisa mencegah dirinya sendiri magar tidak melakukan tindak korupsi, serta mampu mendeteksi adanya tindak korupsi dan melaporkannya.

"Sesuai dengan taglinenya KPK Lihat-Larang-Lapor. Sekarang sudah ada aplikasi di android untuk pengaduan ke KPK yaitu aplikasi jaga.

 Ia mengaku, narasumber  dari KPK memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada UBP Karawang karena sudah menuangkan pendidikan nanti korupsi menjadi sebuah mata kuliah.

"Padahal hasil Rakornas Desember lalu baru dirumuskan mewajibkan pendidikan anti Korupsi diajarkan di perguruan tinggi sampai Juli 2019 ini. Namun di kampus kami, mata kuliah anti korupsi sudah diajarkan ke mahasiswa sejak tahun sebelumnya," katanya. (myz)

Category: Karawang, Pendidikan
No Response

Leave a reply "Tanam Sikap Anti Korupsi, Mahasiswa PGSD UBP Kunjungi KPK"