Rintis Teater Gelar Diskusi Mahasiswa di Unsika

 

KARAWANG, KTD- Rintis teater baru baru ini menggelar acara diskusi dengan tema "Khasiat Berteater" di Kampus Unsika, Rabu (6/3) malam. Salah satu demisioner Rintis Teater, Dewi mengatakan, tujuan diadakannya kegiatan diskusi rutinan tersebut adalah untuk wadah bertukar pikiran, menambah wawasan, dan menjalin silaturahmi antar peserta diskusi.

"Diskusi kali ini diisi oleh Indra Jalaludin sebagai demisioner Rintis teater yang membagikan pengalaman serta memantik diskusi Khasiat Berteater," kata Dewi saat diwawancarai.

Dewi mengungkapkan, rintis teater merupakan ekstrakulikuler dalam naungan Himadiksastrasia (Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) pada program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Unsika. Rintis teater dibentuk pada tanggal 10 Mei 2017 dan dibimbing oleh Sahlan Mujtaba--salah satu dosen di PBSI Unsika.

Dengan jumlah anggota kurang lebih 80 orang, Rintis teater telah menggarap 8 kali produksi. Mulai dari pertunjukan skala besar hingga resital dan drama pendek. Dari sekian pertujukan Rintis teater pernah mementaskan naskah-naskah karya Putu Wijaya (Maling, Maling Menangis, Kalah), Arifin C. Noer (Aa Ii Uu), Yusep Muldiyan (Bulan dan Kerupuk), Utuy Tatang Sontani (Sayang Ada Orang Lain), hingga naskah buatan sendiri seperti Alangkah Lucunya Negeri Ini dan Pantun Rombeng.

"Selain itu, Rintis teater memiliki program kerja diskusi yang dilakukan setiap hari Rabu. Hari ini misalnya dengan tema diskusi Khasiat Berteater," terangnya. (red)

 

Category: Budpar, Karawang
No Response

Leave a reply "Rintis Teater Gelar Diskusi Mahasiswa di Unsika"