Karawang Masuk Zona Merah Peredaran Narkoba

Karawang, KTD- Kabupaten Karawang merupakan kabupaten di Provinsi Jawa Barat dengan percepatan pembangunan ekonomi yang sangat cepat khususnya dibidang industri, banyak Investor yang mendirikan perusahan di Karawang membuat Karawang semakin berkembang. Hal ini menyebabkan Karawang menjadi wilayah rawan peredaran dan penyalahgunaan Narkoba karena masyarakat dianggap memiliki daya beli.
Hal diatas didukung oleh Survei Nasional Penyalahguna Narkoba di 34 Provinsi Tahun 2017 pada Kelompok Pekerja yang menyatakan Angka Prevalensi Penyalahgunaan Narkoba di Indonesia Tahun 2017 sebesar 1,77%, 59% Lebih dari separuh penyalahguna narkoba ditemukan pada kelompok pekerja. Jawa Barat diikuti Jawa Timur menjadi provinsi dengan kerugian biaya sosial ekonomi tertinggi akibat penyalahgunaan narkoba karena jumlah konsentrasi penyalahguna terbanyak di Indonesia terdapat di kedua provinsi tersebut berdasarkan survei penyalahgunaan narkoba tahun 2017.
Oleh karena itu BNNK Karawang menerima kunjungan dari tim BNN RI pada selasa, 27 Agustus 2019 yang terdiri dari Kasubdit Ketenagakerjaan Direktorat Advokasi, Kasi Ketenagakerjaan Instansi Pemerintahan dan Kasi Ketenagakerjaan Instansi Non Pemerintah dalam rangka koordinasi dan kolaborasi pembentukan pilot project Perusahaan Bersih Narkoba melalui Deklarasi dan Penyematan Pin Relawan di Lingkungan Kerja yang akan disematkan oleh Kepala BNN RI.
Sehubungan dengan rencana tersebut Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang mendukung program P4GN dengan dibuatnya Peraturan Daerah Kabupaten Karawang Nomor 9 Tahun 2019 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekusor Narkotika, namun BNNK Karawang masih memerlukan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Karawang dalam mensukseskan program pilot project Perusahaan Bersih Narkoba”.

BNNK Karawang dan tim BNN RI akan segera melakukan audience kepada Bupati Karawang dalam rangka koordinasi dan Asistensi Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba untuk meminta dukungan dari Pemkab Karawang, serta berkoordinasi dengan Apindo untuk pelakasanan Asistensi di Lingkungan Kerja dengan melakukan pelatihan kepada 50 orang peserta yang akan dibentuk Relawan. (red)

Category: Hukrim, Karawang, Uncategorized
No Response

Leave a reply "Karawang Masuk Zona Merah Peredaran Narkoba"