Bupati Cellica : Sekolah Negeri Dilarang Menolak ABK

Karawang, KTD- Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana tak kuasa menahan air mata usai mendengarkan salah satu siswa dari Sekolah Luar Biasa (SLB) menyanyikan satu buah lagu di acara Bimbingan Teknis Inklusif Karawang oleh Gerakan Masyarakat Inklusif Karawang (Gemasik), di Hotel Brits Karawang. Selasa (10/12/2019).‎


Dalam sambutannya, Bupati mengapresiasi para orang tua, guru dan semua yang peduli terhadap anak-anak berkebutuhan khusus. Karena, tak sedikit orang-orang, khususnya orang tua yang ‎masih belum menerima jika anaknya membutuhkan perhatian khusus atau lebih.

Tak hanya itu, Bupati juga menyampaikan pesan kepada para guru dan kepala sekolah untuk tidak diskriminatif terhadap anak berkebutuhan khusus. ‎ "Sekolah negeri dilarang menolak anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus," kata Bupati.

Bupati juga bakal menganggarkan anggaran bea siswa bagi para siswa inklusif. Karena, dikatakan Bupati, biaya pendidikan anak inklusif cukup mahal jika dibandingkan dengan sekolah formal lain. Karena ada alat tambahan dan perlu pendampingan. ‎

"Kita bahas nanti di tahun 2020 untuk anggaran ini di KUA PPAS. Insya Allah realisasinya tahun 2021. Kita harus lakukan dulu pemetaan.‎ Berapa jumlah anak inklusif di Karawang, apa saja yang dibutuhkan," kata Bupati.

‎Dalam acara bimtek atusan guru Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan telah berlangsung selama tiga hari sejak 10 Desember 2019.

Tujuan diadakannya Bimtek Inklusif ini untuk memenuhi kebutuhan pendidikan bagi semua anak remaja dan dewasa. Khususnya bagi mereka yang rawan dan rapuh, terpinggirkan dan terabaikan di Kabupaten Karawang.

Sementara, yang menjadi narasumber adalah Deddy Kustawan yang merupakan ketua umum Lintang Samudera, Suhendar dan Santi Komaladini. (red)

 

Category: Karawang, Sorotan
No Response

Leave a reply "Bupati Cellica : Sekolah Negeri Dilarang Menolak ABK"