Gelar Pilkades Serentak, Polres Karawang Terjunkan 940 Personel

 

Karawang, KTD- Kabupaten Karawang akan melaksanakan Pilkades serentak tahun 2020, Minggu (23/2/2020) besok. Dengan jumlah desa dan calon kades cukup banyak, tentu Pilkades rawan terjadinya gesekan maupun gangguan keamanan di masing masing daerah. Untuk itu, Polres Karawang akan menerjunkan 718 personil guna melaksanakan pengamanan Pilkades tahun 2020.Pengamanan juga melibatkan BKO Polda Jabar 300 personil, TNI 400 personil dan petugas linmas berjumlah 940 personil.
Kapolres Karawang AKBP Arif Rachman Arifin, S.IK., MH, mengungkapkan pengamanan juga melibatkan BKO Polda Jabar 300 personil, TNI 400 personil dan petugas linmas berjumlah 940 personil.
"Pilkades tahun ini ada sebanyak 45 desa yang menyebar diKabupaten Karawang, dengan jumlah 156 calon Kepala Desa.

Pelaksanaan Pilkades tentu saja rawan terjadinya gesekan maupun gangguan keamanan dimasing-masing Desa, tercatat 33 desa masuk dalam kategori Desa yang kurang rawan dan 12 kategori Desa Rawan," ungkap Kapolres saat diwawancarai setelah apel Kesiapan dan Pergeseran Pengamanan Pilkades 2020 di Lapangan Karangpawitan, Sabtu (22/2/2020) pagi.

Kapolres menerangkan, perlu diketahui dinamika situasi pada tahapan Pilkades serentak tahun 2020, setiap saat dapat berubah, maka dari itu agar Bhabinkamtibmas dan unit Intelkam maupun personel PAM TPS melakukan penggalangan dan melekat kepada masing-masing calon Kades dan apabila terdapat potensi kerawanan sekecil apapun agar segera disampaikan.

Sementara itu Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana selaku pimpinan apel mengatakan, Pilkades merupakan momentum untuk memperkuat partisipasi masyarakat dan konsolidasi demokrasi, dimana masyarakat mempunyai peranan penting dalam menentukan arah kebijakan pemerintah desa. Untuk itu dihimbau kepada semua unsur yang terlibat, untuk mendukung suksesnya pelaksanaan pilkades.

Dikatakan bupati, Pilkades memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi dan berpotensi menimbulkan konflik horizontal, karena masyarakat pemilih yang mungkin berbeda pilihan itu berdomisili di desa yang sama. Oleh karena itu, warga desa harus diberikan pemahaman dan kesadaran, untuk bisa menghormati pilihan warga desa lainnya dan menerima hasil pilkades dengan legowo.

"Masyarakat harus diberikan pengertian agar tidak mudah terpengaruh oleh hasutan atau fitnah yang dapat menimbulkan keresahan. Kalah dan menang dalam sebuah mekanisme yang demokratis adalah hal biasa yang harus disikapi secara bijaksana,” papar bupati. (red)

 

 

Category: Hukrim, Uncategorized
No Response

Leave a reply "Gelar Pilkades Serentak, Polres Karawang Terjunkan 940 Personel"