Pengemis Dadakan di Bulan Ramadhan, MUI : Jangan Jadikan Usaha Memperkaya Diri

 

Karawang, KTD- Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis menyoroti banyaknya pengemis dadakan selama bulan suci Ramadhan. Dia berharap para pengemis tersebut bisa menjaga harga diri.

"Kita juga menyerukan agar kita ini bisa menjaga harga diri agar kita tidak minta-minta karena minta-minta dalam Islam itu tidak baik," kata Cholil ketika dihubungi, Minggu (26/4/2020).

Cholil mengingatkan agar peminta-minta tidak dijadikan suatu profesi, apalagi usaha memperkaya diri saat Ramadhan.

"Jadi minta itu karena darurat, karena nggak ada pilihan lain meminta-minta, jangan sampai dijadikan profesi, apalagi memperkaya diri dengan meminta-minta," ujar Cholil.

"Karena kan nggak sama ada yang minta-minta karena terpaksa, ada peminta-minta karena dijadikan profesi pas di bulan Ramadhan, bahkan dijadikan memperkaya diri," sambungnya.

Cholil menyarankan masyarakat bisa menyalurkan sedekah lewat lembaga resmi pemerintah. Hal itu dilakukan supaya bantuan yang diberikan tepat sasaran.

"Kita salurkan lewat Baznas atau UPZ-UPZ yang terdekat dari kita sehingga amil atau lembaga zakat itu lebih tahu mana orang yang tak mampu meminta-minta, ada orang nggak mampu tapi tidak minta-minta," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, pihak Kecamatan Tanah Abang telah mengamankan 55 warga yang sempat tinggal di trotoar. Warga tersebut merupakan pengemis yang berasal dari daerah Jawa Barat (Jabar), bukan warga yang kesulitan ekonomi imbas pandemi Corona (COVID-19) melainkan pengemis musiman di bulan Ramadhan.

"Bukan (warga terdampak Corona). Itu mereka datang ke sini mau meminta-minta seperti tahun kemarin mereka pas bulan Ramadhan mau datang ke sini. Itu sudah fenomena tahunan. Ini bukan hanya di Tanah Abang aja, di Sawah Besar, di Karet Bivak juga ada. Banyak ini," kata Camat Tanah Abang Yassin Passaribu, Sabtu (25/4).(red/net)

Category: Karawang, Peristiwa
No Response

Leave a reply "Pengemis Dadakan di Bulan Ramadhan, MUI : Jangan Jadikan Usaha Memperkaya Diri"