Pelaksanaan Pilkada Ditengah Pandemi, Pengadaan TPS Membengkak

 

 

Karawang, KTD- Setelah hampir dipastikan penyelenggaraan Pilkada Karawang jadi digelar pada 9 Desember 2020 di tengah pandemik COVID-19, pengadaan TPS yang awalnya hanya 3.530 kini membengkak jadi 4.830.

“Ada penambahan TPS sekitar 1.300an di Pilkada Karawang 2020,” kata Ketua KPU Kabupaten Karawang, Miftah Farid, Kamis (11/6/2020).

Farid menjelaskan, penambahan TPS itu terjadi lantaran jumlah pemilih di setiapTPS diturunkan, yang awalnya hanya paling banyak 800 pemilih kini hanya 500 pemilih. Penurunan jumlah pemilih pemilih sebagai antisipasi untuk meniminalisir penyebaran COVID-19.

“Dengan diturunkannya jumlah pemilih, maka jumlah TPS diperbanyak,” ulasnya.

Farid melanjutkan, dengan dilaksanakannya Pilkada di tengah pandemik COVID-19 ini, maka salah satu rekomendasi dari Gugus Tugas COVID-19 nasional adalah bahwa Pilkada boleh dilaksanakan dengan catatan dilaksanakannya protokol kesehatan.

“Konsekuensi adanya protocol kesehatan maka harus ada perangkat yang dipakai penyelenggara, seperti masker, hand sanitizer, kaos tangan, face field,” ujarnya.

Adanya factor penambahan TPS dan perangkat alat pelindung diri bagi penyelenggara itulah yang menyebabkan anggaran pelaksanaan Pilkada 2020 ikut membengkak. Namun Farid belum bisa menyebut berapa penambahan anggaran untuk Pilkada mendatang.

“Masih sedang kami kaji dan hitung,” pungkasnya. (red)

Category: Karawang, Politik
No Response

Leave a reply "Pelaksanaan Pilkada Ditengah Pandemi, Pengadaan TPS Membengkak"