50 Ribu Pelaku Seni Karawang Nganggur, Jual Gendang demi Menutupi Kebutuhan

 

Karawang, KTD- Kurang lebih sebanyak 50.000 pekerja seni di Kabupaten Karawang terkena dampak Covid-19. Betapa tidak, sejak diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), hingga kini para seniman hingga saat ini tidak bisa berkreasi. Jadi mereka tidak mendapatkan penghasilan.

“Saya ngobrol dengan ketua-ketua, bisa sampai 50.000 pelaku seni di Karawang, mereka butuh perhatian, mereka sudah tidak bisa berkreasi. Sedangkan mereka ini tulang punggung keluarga, dengan PSBB inikan hajatan ditiadakan ngamen saja tidak boleh, jadi terus di rumah. Sebuah keprihatinan luar biasa saat seketika seorang seniman ngomong ke saya sampai menggadaikan gendang, saya tanya kenapa, keluarganya tidak bisa makan,” ungkap koordinator aksi Nace Permana, Kamis (18/6).

“Saya mohon kebijakan dari pemda dan kepolisiamln walaupun PSBB ini tidak boleh berkerumun, tapi paling tidak berikanlah ruang hari ini untuk menyuarakan aspirasi. Karena banyak yang mengikuti SOP kesehatan dari yang datang saat ini,” katanya menambahkan.

akan kepada krisis ekonomi, mereka kalau sudah lapar mau seperti apa saja dan hal tidak diinginkan ialah berlaku tindak kriminal.

“Mereka sudah terang-terangan menggadaikan gendang dan lainnya. Jadi sudah betul-betul butuh. PSBB kita akui sebuah bencana nasional tapi paling tidak ada ruang kesempatan mereka. Kan tidak salah ada hajatan hiburan mereka ikuti protokol kesehatan,” ujarnya. (red)

Category: Budpar
No Response

Leave a reply "50 Ribu Pelaku Seni Karawang Nganggur, Jual Gendang demi Menutupi Kebutuhan"