Kasus DBD di Karawang Cukup Tinggi, 8 Orang Meninggal

 

Karawang, KTD- Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang melaporkan kasus Demam Berdarah (DBD) selama periode Januari sampai 30 Juni 2020 mencapai 739 kasus. Dilaporkan 8 orang meninggal dunia.

"Jumlah ini meningkat tajam sampai mencapai 489% bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu. Di periode yang sama tahun 2019 tercatat ada 151 penderita dan 1 orang meninggal dunia. Hal ini berkaitan erat dengan tren siklus 5 tahunan kasus DBD dimana terjadi peningkatan kasus di semua daerah di wilayah Indonesia, Kasus DBD erat kaitannya dengan kondisi alam. Namun dapat dicegah dengan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan Gerakan 1 Rumah 1 Jumatik ( G1R1J), " tutur Plt. Kepala Dinkes Kab. Karawang, Drg. Nanik Jodjana.,MKM, pada Rabu (01/07/2020).

Sebaran Kasus Demam Berdarah /DBD terbanyak tercatat di wilayah kerja Puskesmas Cikampek yaitu sebanyak 84 kasus, Puskesmas Klari 78 kasus, Puskesmas Telukjambe 72 Kasus, Puskesmas Purwasari 64 kasus, Puskesmas Kotabaru 62 kasus.

Sedangkan jumlah orang yang meninggal akibat DBD di Kabupaten Karawang ada delapan orang yang berasal dari wilayah yaitu : Teluk Jambe 2 orang, Rengas Dengklok 1 orang, Curug 1 orang, Ciampel 1 orang, Kotabaru 1 orang, Klari 1 orang dan Plawad 1 orang .

Dengan banyaknya jumlah penderita dan kematian akibat Demam Berdarah (DBD) pada 2020 Kadinkes menuturkan, Dinkes Kabupaten Karawang sedang berupaya secara maksmal untuk menekan angka penularan sehingga kasus DBD tidak bertambah.

Pihaknya juga menggalang dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk bersama sama memutus mata rantai penularan penyakit DBD dengan cara Menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara serentak dan berkesinambungan.

Kadinkes juga mengimbau agar masyarakat cepat tanggap apabila mengetahui anggota keluarga atau tetangganya yang terjangkit DBD untuk segera membawa ke Fasilitas Kesehatan terdekat. Karena gejalanya bisa dikenali dengan mudah seperti demam tinggi selama dua sampai tujuh hari, bintik merah di bagian tubuh hingga nyeri dan mual. (red)

Category: Karawang, Kesehatan
No Response

Leave a reply "Kasus DBD di Karawang Cukup Tinggi, 8 Orang Meninggal"