Temui Sekda, PP Karawang Ceritakan Kronologis Anggotanya Masuk BUI

 

 

Karawang, KTD- Dua anggota Pemuda Pancasila (PP) sebut saja Anton dan Yana, terpaksa harus mendekam dibalik jeruji besi dan menjalani persidangan , setelah membela para pedagang Pasar Cikampek I dari oknum yang kerap melakukan pemalakan dan pungutan liar.

Namun tindakan pidana yang diperbuat keduanya , sama sekali tidak mendapatkan pembelaan atau bantuan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Karawang, padahal Anton dan Yana melakukan tindakan tersebut pada saat menjalankan tugas pengamanan di pasar Cikampek I.

Badan Penyuluhan Dan Pembelaan Hukum Pemuda Pancasila (BPPH PP) Karawang pun memutuskan menemui Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, Acep Jamhuri untuk mempertanyakan kepada Pemda sejauh mana pertanggungjawaban Pemerintah terhadap permasalahan ini.

Bertempat di ruang rapat Sekda, Plaza Pemda Karawang, Senin (20/7), Jasman Saputra, Ketua BPPH PP Kabupaten Karawang , dihadapan Sekda Acep Jamhuri, mengungkapkan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kabupaten Karawang melalui UPTD Pasar Wilayah II memberikan surat perintah kerja kepada Pemuda Pancasila yaitu Anton dan Yana untuk menjaga keamanan di pasar Cikampek I.

Lalu dalam perjalanannya, terjadilah kejadian tindak pidana, hingga keduanya dilaporkan ke pihak kepolisian dengan tuntutan 5 tahun penjara atas tindak pidana pemukulan.

Sayangnya, tidak ada sama sekali upaya Pemda melalui Kepala Bagian Hukum, melakukan pembelaan dan pendampingan.

Hal tersebut kata Jasman , tentunya sangat disesalkan oleh pihaknya, bahkan Kabag Hukum Pemda Karawang, Neneng, setiap kali ditemui seolah hanya melempar bola panas dan banyak beralasan , sementara disisi lain proses hukum Anto dan Yana terus berjalan.

"Neneng hanya melempar bola panas dan banyak beralasan , nanti saya sampaikan ke Disperindag, nanti belum dibahas, nanti dan nanti, sementara proses hukum ini terus berjalan. Padahal Anton dengan Yana ini bertugas atas surat perintah kepala UPTD Pasar Wilayah II , Apip Eka Yana," jelasnya.

"Dimana dalam hal ini keduannya melakukan tindak pidana ketika melakukan tugas di pasar Cikampek I karena pada saat itu ada oknum yang mengatasnamakan PT ALS melakukan pungutan kepada para pedagang, sehingga dilerai oleh Anto dan Yana sampai kemudian terjadi pemukulan, " ulas Jasman lagi.

BPPH PP sendiri pun sudah melakukan berbagai upaya hukum demi membela Anto dan Yana, karena keduanya adalah anggota Pemuda Pancasila, kata Jasman menandaskan , akan tetapi pihaknya tetap mempertanyakan sejauh mana pertanggungjawaban Pemda.

"Oleh karenanya, BPPH PP, meminta petunjuk dan arahan kepada Sekretaris Daerah , permohonan seperti apa yang harus dilakukan agar Pemda mau membantu Anto dan Yana," tandasnya kepada sekda Acep.

Ditempat yang sama, Sekda Acep justru mengaku belum mengetahui dan mendengar soal adanya kasus permasalahan tersebut.

Bahkan ia pun tidak tahu jika Disperindag menugaskan Pemuda Pancasila melakukan pengamanan di Pasar Cikampek I.

"UPTD adalah bagian dari Disperindag yang merupakan bagian dari Pemda, akan tetapi tidak serta merta Disperindag memerintah si A, si B, si C untuk bekerja atas nama Pemda, dasarnya harus jelas," kata Sekda Acep nampak kebingungan.

Menurut Sekda Acep, jika Kedua anggota PP ini ditunjuk oleh Disperindag, seharusnya Disperindag bertanggung jawab disetiap permasalahannya.

"Kami Pemda justru tidak mengetahui jika PP ditugaskan menjaga Pasar Cikampek I, karena Disperindag tidak mengusulkan kepada kami, lalu kemudian kalian datang meminta bantuan hukum, kami sendiri bahkan tidak tahu dan baru tahu sekarang permasalahannya,bagaimana kami akan membantu," ungkap Sekda Acep menyesalkan.

Ditegaskannya, ia pun berjanji akan segera memanggil Disperindag dan UPTD Pasar Wilayah II untuk mempertanyakan hal tersebut. Dan membantu menyelesaikan permasalahan ini.

"Nanti kami akan panggil Disperindag beserta jajarannya, kita akan bantu menyelesaikan seperti apa,"pungkasnya.(red)

 

 

Category: Hukrim
No Response

Leave a reply "Temui Sekda, PP Karawang Ceritakan Kronologis Anggotanya Masuk BUI"