Antisipasi Kejahatan, Perbankan BPR Sukabumi Buat Kebijakan

bpr sukabumi

Guna meningkatkan PAD Kabupaten Sukabumi, BPR membuat langkah kebijakan. (Foto; ist)

Sukabumi, KTD-Gunamengantisipasi terjadinya kejahatan pada sistem perbankan baik dari dalam maupun luar manajemen bank, Bank Perkreditan Rakyat (BPD) Sukabumi, Jawa Barat, mengeluarkan kebijakan strategis.

"Kebijakan ini kami terapkan ini untuk meminimalisir terjadinya kejahatan perbankan baik yang berasal dari orang dalam maupun orang luar," kata Dewan Pengawas BPR Sukabumi Wibowo HK, Kamis (12/6/14).

Kebijakan tersebut menitik-beratkan kepada peningkatkan etos kerja seluruh karyawan bank tersebut untuk bersama-sama menjaga sistem perbankan untuk antisipasi kejahatan pada sistem perbankan. Tujuan dibuatnya  kebijakan tersebut  diantaranya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Sukabumi.

Kebijakan yang dikeluarkan itu meliputi peningkatan integritas, kontrol, akuntabilitas serta penciptaan lingkungan kerja positif.  Bahkan, pihaknya mengancam akan  merombak managemen BPR Sukabumi mulai dari karyawan hingga kepada cabang maupun direktur utamanya, jika tidak bisa menjalankan tugasnya.

Saat ini, penempatan tenaga kerja di BPR mulai dari karyawan sampai kepala cabang harus sesuai dengan sumber daya manusia yang dibutuhkan, agar dalam melaksanakan tugasnya si SDM tersebut cepat tanggap dan bisa memecahkan kendala jika terjadi permasalahan.

"Penerapan kebijakan ini juga untuk mengikis peluang yang menyebabkan terjadinya korupsi di lingkungan BPR Sukabumi,"  ungkapnya.

Untuk meningkatkan keuntungan dan kas PAD BPR Sukabumi, tidak hanya sebatas kebijakan saja tetapi pihaknya akan melakukan pengawasan secara menyeluruh seperti mulai kontrol akuntasi hingga prosedur, karena terjadinya kejahatan perbankan ini disebabkan oleh adanya kesempatan dan rasional yang tujuan akhir dari kebijakan strategis itu untuk optimalisasi PAD Kabupaten Sukabumi.

"Untuk tahun ini kami menargetkan PAD dari BPR Sukabumi sebesar Rp2 miliar atau naik sekitar 30 persen dibandingkan realisasi PAD sebelumnya yang kurang lebih hanya Rp1,8 miliar. Selain itu dengan adanya penyertaan modal sebesar Rp24 miliar dari Pemkab Sukabumi kami berharap BPR bisa bersaing dengan BPR swasta lainnya bahkan bank konfensional," kata Wibowo. (bbs)

Category: EkbisTags:
No Response

Leave a reply "Antisipasi Kejahatan, Perbankan BPR Sukabumi Buat Kebijakan"