Curug Panganten, Air Terjun Nan Asri

0 4392
Curug Panganten di Desa Patakaharja,  Ciamis merupakan  air terjun yang jumlahnya sepasang. (Foto; Ist)

Curug Panganten di Desa Patakaharja, Ciamis merupakan air terjun yang jumlahnya sepasang. (Foto; Ist)

Ciamis, KTD- Curug Panganten yang berada di Desa Patakaharja,  Ciamis, Jawa Barat merupakan  air terjun yang jumlahnya sepasang.

Air terjun di tempat ini terbilang unik, karena dalam satu area terdapat dua buah air terjun yang saling berhadapan, bak sepasang pengantin yang tengah memadu asmara. Itulah Curug Penganten dimana selain menarik, juga banyak cerita-cerita berbau mistis didalamnya.

Curug Panganten ini masih benar-benar bernuansa alami, bersih dan udaranya sangat sejuk. Sehingga tak mengherankan jika dari waktu ke waktu nama curug ini makin tenar dan didatangi banyak pengunjung. Curug panganten ini biasanya akan padat kalau musim liburan tiba, seperti libur sekolah, libur hari raya, dan lainnya.

Mengenai penamaan Curug Panganten sendiri, merupakan gabungan dari dua kata yang berasal dari bahasa sunda, dimana lokasi curug itu berasal. Curug memiliki arti air terjun, dan panganten artinya penganten. Jadi Curug Panganten artinya air terjun penganten. Air terjun yang berpasangan. Menurut legenda, curug ini dulunya bernama Curug Sewu. Namun sebuah kejadian kemudian mampu mengubah nama Curug Sewu menjadi Curug Panganten.

Konon, di lokasi tersebut pernah ada kejadian yang mengenaskan yakni kematian sepasang penganten yang jasadnya tak ditemukan. Suatu waktu ada sepasang penganten yang tengah asyik berlayar di sungai (yang sekarang menjadi Curug Panganten) sambil bersenda gurau sehingga perahu yang mereka tumpangi menjadi goyang dan terseret arus. Arus sungai yang tengah deras membuat keduanya tak bisa diselamatkan. Mereka pun akhirnya meninggal. Namun jasadnya tak berhasil ditemukan. Dari  situlah, awal mula nama Curug Panganten akhirnya muncul.

Di dekat curug ini terdapat sebuah batu bernama bedil. Bedil  dalam bahasa Indonesia memiliki arti senapan. Dinamakan bedil, karena batu tersebut bentuknya seperti bedil atau senapan. Mitos yang berkembang di kalangan masyarakat yakni kelak batu bedil tersebut kalau terjadi kiamat akan menembakkan peluru ke beberapa dusun di sekitar lokasi tersebut.(bbs)

Category: Uncategorized, UnikTags:
No Response

Leave a reply "Curug Panganten, Air Terjun Nan Asri"