Tolak Pertambangan Liar, Warga Dipukuli Preman Bayaran

Mang Ojos dalam perawatan sehabis dipukuli preman bayaran (Foto : Yuda)

Mang Ojos dalam perawatan sehabis dipukuli preman bayaran (Foto : Yuda)

Karawang, KTD- Puluhan warga Desa Wargasetra Kampung Cipaga Kecamatan Tegalwaru yang berdemo menolak pertambangan batu split dipukuli oleh sekelompok orang diduga preman bayaran, Selasa (24/6/14).

Sanusi salah satu warga yang berdemo menolak pertambangan split liar itu mengungkapkan, awal kejadiannya setelah melakukan aksi di lokasi pertambangan batu split pada pukul 13.00 siang, warga kemudian diserang oleh sekelompok orang dengan bersenjatakan balok dan kayu menyerang salah satu kordinator aksi bernama ojos (30).

"Mang ojos dipukuli sekitar 6 orang berpakaian preman diduga preman bayaran dari perusahaan," ujar Ojos salah satu korban pemukulan kepada karawangtoday.com.

Mang Ojos seorang petani paruh baya yang kala itu tengah menghadang beko serta alat berat lainnya di ladang pesawahan miliknya. Beko serta alat berat itu hendak melakukan penambangan batu di sanggabuana loji yang menjadi sumber air bagi sawah warga.

Sementara itu, setelah kejadian mang ojos dilarikan ke balai desa dan dilakukan visum dan rencananya akan melakukan pelaporan ke pihak kepolisian. (yfs)

 

 

Category: Hukrim, KarawangTags:
No Response

Leave a reply "Tolak Pertambangan Liar, Warga Dipukuli Preman Bayaran"