Langgar IMB, Perusahaan di Karawang Hanya Didenda Rp 1 Juta

???????????????????????????????

Saksi dari Satpol PP, ketika memberikan kesaksian di PN Karawang, Kamis (10/7/14). (Foto; Yuda)

Karawang, KTD- Lantaran mendirikan bangunan tanpa Izin Mendirikan Bangunan (IMB) 3 perusahaan diancam melanggar Perda di Karawang. Bahkan kasusnya bergulir ke meja hijau, hingga ke 3 perusahaan itu divonis bersalah oleh hakim di Pengadilan Negeri (PN) Karawang. Namun hukuman yang mereka terima terbilang sangat ringan, hanya didenda Rp1 juta hingga Rp 5 juta saja.

Ke 3 perusahaan itu adalah yakni PT. Bentala Kartonindo, Surya Tekstil dan Mitra Alumindo. Mereka mendirikan bangunan pabrik tanpa dilengkapi dengan pengurusan  IMB. Padahal Pemkab Karawang telah membuat Peraturan Daerah (Perda) nomor 8 pasal 62, terkait perizinan mendirikan bangunan.

Berbekal payung hukum itu aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melalui Petugas Penyidik Negeri Sipil (PPNS)  melakukan sidak (inspeksi mendadak) pada 3 perusahaan  yang berlokasi di sepanjang Jalan Raya Kopel Kecamatan Klari. Aparat menemukan  ada beberapa bagian bangunan tidak memiliki dokumen IMB.

Sementara itu Yeni Kurniawati,  managemen PT. Bentala Kartonindo mengaku bersalah  terkait belum tuntasnya dokumen IMB yang memang belum diurus.

"Ketika masuk kerja memang salah saya tidak mengecek teliti dokumen IMB secara menyeluruh," ujarnya, dalam sidang di PN Karawang, Kamis (10/7/14).

Hampir senada dengan Yeni,  Yusuf perwakilan PT. Mitra Alumindo, serta Vivian selaku General Manajer PT. Surya Tekstil juga mengungkapkan hal sama. Mereka mengakui adanya kesalahan dalam manajemen terkait dokumen perizinan bangunan perusahaanya.

Sementara itu, Asep, saksi dari Satpol PP mengatakan, sebelumnya Perda nomor 8 tahun 2013 sudah disosialisasikan 3 bulan lalu  ke seluruh perusahaan yanga ada di Karawang. Namun, ternyata masih ada perusahaan yang mendirikan bangunan tanpa menuntaskan IMB.

"Dalam perda nomor 8 tahun 2013 sudah kami sosialisasikan terutama ke PT. Bentala Kartonindo. Namun, ternyata pada peninjauan ditemukan bangunan tanpa IMB," ungkapnya.

Hakim Subagio dalam vonisnya membacakan putusan bahwa dalam perda nomor 8 tahun 2013 tentang retribusi perizinan tertentu pada Bab XII ketentuan pidana pasal 62 Wajib  Retribusi  yang  tidak  melaksanakan  kewajibannya sehingga  merugikan  keuangan  negara  diancam  pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau pidana denda paling banyak 3 (tiga) kali jumlah Retribusi terutang yang tidak atau kurang dibayar.

 Jadi, menurut vonis itu  Yeni dai PT. Bentala Kartonindo dinyatakan bersalah dan merugikan negara sebesar Rp 10 juta. Namun  hasil keputusan terdakwa terkena tindak pidana ringan dengan diberi sangsi sebesar denda Rp 1juta atau dganti dengan kurungan penjara selama 3 hari.

Juga,Vivian terdakwa dari PT. Surya Tekstil telah merugikan Negara sebesar Rp10 juta, divonis bersalah dengan diberi sangsi sebesar denda Rp1 juta atau diganti dengan kurungan 3 hari. Selanjutnya, Yusuf dari PT. Mitra Alumindo  divonis sanksi denda  Rp5 juta  atau diganti dengan kurungan 5 hari penjara. (yfs)

Category: Hukrim, KarawangTags:

No Response

Leave a reply "Langgar IMB, Perusahaan di Karawang Hanya Didenda Rp 1 Juta"