Menikmati Wisata Air Alami di Cokro Tulung

0 1510

download (27)

Cokro Tulung

KTD-Jika sedang berkunjung ke Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, atau kebetulan tengah berada di kota Solo, tidak ada salahnya untuk mencoba pengalaman baru mengunjungi taman wisata air alami Cokro Tulung.

Taman Wisata Air Cokro Tulung, nama resmi obyek wisata tersebut, terletak kurang lebih 15 kilometer di sebelah barat kota Solo dan dapat ditempuh dengan mudah melalui jalur Solo-Kartosuro-Klaten.

Objek wisata ini berada 'satu paket' dengan kawasan wisata pemancingan Janti yang dulu tersohor sebagai salah satu tempat tetirah favorit mendiang Presiden Soeharto dan keluarga ketika tengah berkunjung ke Solo.

Selain itu, Taman Wisata Air Cokro Tulung juga berada di satu wilayah dengan mata air Umbul Inggas yang merupakan salah satu komplek mata air terbesar di pulau Jawa.

Satu hal yang membuat obyek wisata ini begitu populer di area Solo Raya adalah konsep alami yang diusungnya. Air jernih dan segar yang mengalir di sungai yang melintasi obyek wisata ini berasal dari mata air Umbul Ingas yang terletak tertutup di sudut utaranya.

Sungai berair jernih ini mengalir di bawah pepohonan rindang yang membuat suasana terasa sangat 'adem' dan segar. Dengan kedalaman kurang lebih 80 cm dan aliran yang tenang, sungai ini seakan menjadi lokasi sempurna untuk mandi dan bermain air di tengah hari bahkan saat matahari berada tepat di atas kepala.

Seiring dengan kian banyaknya pengunjung yang datang dan tuntutan akan hiburan yang lebih meriah, Taman Wisata Air Cokro Tulung pun berbenah diri. Semenjak beberapa tahun belakangan, kawasan wisata alam ini disulap dengan tampilan berbeda tanpa mengubah konsep wisata air alami yang telah digandrungi banyak wisatawan selama puluhan tahun.

Kini, setelah berbenah, obyek wisata tersebut dikenal dengan nama Water Boom Cokro. Fasilitas hiburan air seperti water sliding, flying fox, taman air, pancuran, kolam bermain, hingga lapangan parkir, gardu-gardu berteduh dan jembatan baru ditambahkan ke dalam lokasi wisata ini.

Bangunan yang hingga kini masih menjadi ciri khas adalah jembatan gantung yang menjadi pintu masuk Taman Wisata Air Cokro Tulung. Jembatan gantung berwarna biru yang melintas di atas Kali Busur ini seakan menjadi ikon yang mampu memberikan kenangan tersendiri bagi mereka yang pernah berkunjung ke sana.

Saat ini tiket masuk ke Taman Wisata Air Cokro Tulung dipatok dengan harga Rp11.500 per orang di hari biasa dan akhir pekan. Sedangkan di hari libur besar nasional, tarif masuk ke objek wisata ini disesuaikan, namun masih cukup terjangkau.

Waktu terpadat dalam tiap kunjungan wisatawan ke lokasi ini tentu saja saat berlangsungnya tradisi Padusan menjelang bulan puasa Ramadan. Umbul Cokro Tulung sudah pasti dibanjiri ribuan pengunjung di saat itu.

Tradisi Padusan sendiri adalah tradisi mandi bersama untuk membersihkan diri sebelum memasuki bulan suci Ramadhan. Tradisi ini banyak ditemukan di masyarakat Jawa, khususnya di area Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Namun bagi pengunjung yang ingin datang di hari biasa, lokasi ini bisa jadi tempat beristirahat sempurna dan tidak hanya menjadi tempat bermain air saja. Sembari menunggu anggota keluarga atau teman yang bermain air, pengunjung juga dapat tidur dan bersantai di bawah pohon rindang dengan alas tikar sewa. Istirahat Anda akan makin sempurna dengan semilir angin dan suara gemericik air yang mengalir di kawasan ini.

Category: BudparTags:
No Response

Leave a reply "Menikmati Wisata Air Alami di Cokro Tulung"