Sektor Konstruksi dan Konsumsi Banyak Digeluti Miliarder Filipina

properti

Bisnis properti yang memberikan banyak keuntungan banyak digeluti para milyader di Filipina. (ist)

Karawang, KTD- Sektor konstruksi dan konsumsi merupakan dua kekuatan terkuat dalam kemakmuran baru di Filipina yang saat ini sedang booming.

Dikutip dari laman Forbes, Minggu (31/8/14), banyak pebisnis meraup keuntungan besar dari kedua sektor itu. Bahkan  ada juga yang mendadak muncul sebagai miliarder. Contohnya, Manuel Villar, orang terkaya di Pilipina peringkat ke 14. Dia mendapatkan keuntungan besar dengan mendirikan Starmalls, sebuah pusat perbelanjaan besar di negara itu.

Sukses dengan Starmall, kini Villar merencanakan akan mendirikan 22 mall baru di beberapa kota hingga tahun 2017. Saham perusahaan miliknya terus meroket. Investor telah meningkatkan nilai kapitalisasi pasarnya, yang saat ini menguasai tiga perempat (sekitar US$1,3 miliar) sejak Juni lalu.

Miliarder lainnya, yakni David Cosunji, orang terkaya peringkat ke-6 di Filipina. Miliarder ini mendapatkan keuntungan dengan mengembangkan sebidang tanah.

Pendiri DMCI Holdings ini pada 2014 mendapatkan tambahan kekayaan lebih dari US$1 miliar lebih, akibat kenaikan 60 persen saham perusahaannya.

Tahun lalu perusahaannya mendapatkan keuntungan dua kali lipat, yakni menjadi US$447 juta. Consunji berhasil memanfaatkan besarnya jumlah kekurangan persediaan rumah di Filipina, dengan menjadi pengembang properti.

Pengusaha lain yang ingin menikmati kue itu, adalah Tony Tan Caktiong, miliarder peringkat ke-10 di Filipina yang merupakan pebisnis makanan cepat saji, bekerja sama dengan Edgar Sia, miliarder peringkat ke 31, membentuk DoubleDragon Properties, apartemen yang dilengkapi dengan pusat perbelanjaan. Perusahaan patungan itu go public pada April lalu, dan sejak IPO, saham perusahaannya melonjak 260 persen.

Orang-orang terkaya di Filipina beramai-ramai menikmati pertumbuhan konstruksi dan konsumsi dalam negeri. Per semester pertama tahun ini, jumlah total 50 orang terkaya di Filipina menjadi US$74 miliar, naik 12 persen dibandingkan tahun lalu.

Empat orang muncul menjadi miliarder baru Filipina, yakni Po Family yang menggeluti bisnis makanan kaleng menjadi miliarder peringkat ke-21, Dean Lo yang menekuni bisnis di sektor bahan kimia menjadi miliarder peringkat ke-26.

Concepcions yang menekuni bisnis peralatan rumah tangga dan makanan menjadi miliarder peringkat ke-34, dan P J Lhuillier yang bergerak di bidang pegadaian menjadi miliarder peringkat ke 49.

Namun, ada juga miliarder turun peringkat karena kehilangan banyak kekayaannya. Lucio Tan, keluar dari daftar miliarder 10 besar ditengah kekawatiran penurunan industri rokok. (bbs)

Category: Ekbis, KarawangTags:
No Response

Leave a reply "Sektor Konstruksi dan Konsumsi Banyak Digeluti Miliarder Filipina"