KPK Gadungan Peras Pengusaha Hingga Rp2,3 Miliar

kpk-gadungan

Ilustrasi . (Ist)

Jakarta, KTD- Kendati anggota KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) tidak boleh menerima imbalan dalam bentuk apa pun, nyatanya masih ada masyarakat yang terkecoh oleh oknum yang mengaku anggota KPK. Bahkan seorang pengusaha asal Sukabumi diperas hingga Rp2,3 miliar.

Terungkapnya kasus ini bermula dari laporan Usman efendi, pengusaha asal Sukabumi, dia kedatangan petugas yang mengaku anggota KPK.

"Dengan alasan koperasi yang saya kelola telah menggelapkan dana sebesar Rp100 juta," ujarnya.

Kaget dengan tamu KPK ini, dia lantas bekerja sama dengan kepolisian untuk menindak para tamu tak dikenal yang datang ke tempat kerjanya yang ada di jalan Cikembar.

Polres Sukabumi menangkap sedikitnya tiga orang yang mengaku anggota KPK. Mereka diduga berupaya memeras pengusaha asal Sukabumi sebesar Rp2,3 miliar. Tiga orang yang bernama Hendrawan, Adi Gus Syaputra, bersama satu orang sopir bernama Ferdiansyah langsung dibawa ke Mapolsek Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Polisi juga menyita barang bukti berupa kartu identitas KPK, surat tugas, dan satu buah mobil dengan plat nomor B 1789 KPK. Saat ini, ketiga oknum anggota KPK gadungan tersebut sedang dalam proses penyidikan pihak kepolisian.

Atas kasus itu KPK menyerahkan proses hukum terhadap tiga orang yang memeras seorang pengusaha, dengan mengaku sebagai anggota mereka kepada pihak kepolisian.

"Ditangani polisi, diserahkan sepenuhnya. Tadi sudah berangkat tim dari pengawas internal ke Polda Jabar koordinasi," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi, Selasa (16/9/14).

Johan mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada dengan orang-orang yang mengaku sebagai anggota KPK. Menurut dia, anggota KPK yang resmi selalu dilengkapi  identitas dan surat resmi.Selain itu, anggota KPK juga tidak boleh menerima imbalan dalam bentuk apa pun.

"Perangkat sosialisasi tidak diperjualbelikan, cuma-cuma. KPK tidak pernah minta lisan atau tulisan, imbalan atau uang, terkait perangkat sosialisasi," kata Johan. (bbs)

Category: HukrimTags:

No Response

Leave a reply "KPK Gadungan Peras Pengusaha Hingga Rp2,3 Miliar"