Pabrik Kantong Darah Senilai Ratusan Miliar Rupiah akan Dibangun di Karawang

kantung darah

Kebutuhan persediaan kantong darah Indonesia masih diimpor dari sejumlah negara yaitu Singapura, Jepang, dan Jerman. (Ist)

Karawang, KTD- Rencananya Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla (JK), akan meresmikan pembangunan pabrik kantong darah di Karawang. Pembangunan pabrik senilai Rp 600-700 miliar itu merupakan kerjasama dengan Korea Selatan.

Menurut Wakil Presiden terpilih itu, keberadaan pabrik tersebut nantinya bisa menghemat anggaran kantong darah. Sedang kebutuhan di Indonesia setiap tahunnya mencapai 4,5 juta kantung darah.

"Jadi kalau darurat sudah pasti ada. Seiring perkembangan, mungkin bisa sampai 7 juta kantong darah," kata JK saat meresmikan Pusat Pelayanan Bencana Regional PMI Wilayah Jawa Tengah yang berada di Kompleks Pusdiklat PMI Jateng di Sambiroto, Tembalang, Semarang, beberapa waktu lalu.

Pabrik tersebut juga merupakan pabrik fraksionasi darah atau pengolahan plasma darah. Kelak, dengan menggunakan teknologi dari Korea, plasma darah tersebut akan dijadikan sebagai obat, seperti obat luka bakar.

"Fraksionasi diambil dari pendonor dan akan dibuat obat mahal. Kebakaran butuh albumin maka dibikin fraksionasi darah," ungkap  JK.

Diketahui selama ini persediaan kantong darah masih di Indonesia diimpor dari sejumlah negara yaitu Singapura, Jepang, dan Jerman. Dengan adanya pabrik kantong darah tersebut diharapkan bisa menghemat biaya dan mempercepat ketersediaan darah.

"Kita tidak hanya beroperasi di dalam negeri, tapi juga luar negeri," pungkasnya. (tom/bbs).

 

Category: Karawang, KesehatanTags:
No Response

Leave a reply "Pabrik Kantong Darah Senilai Ratusan Miliar Rupiah akan Dibangun di Karawang"