Karawang Jadi Korban Kebijakan Pusat

0 1138
Ilustrasi maket pelabuhan - Halim2009 WordPress

Ilustrasi maket pelabuhan. (Ist)

Karawang, KTD- Perkembangan pembangunan di Karawang bukan sekedar memberikan dampak positif bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD), tapi juga membawa risiko kerentanan bagi kelangsungan ekologis  dimasa mendatang.

Itu sebab, seperti dikatakan Konsultan Pembangunan, Tjuk Kuswartojo, perlu dibuatlah Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) untuk menyempurnakan kebijakan, rencana dan program agar terciptanya pembangun yang berkelanjutan.

“Ini menjadi sangat penting,” ujarnya  saat memaparkan KLHSdi Aula Rapat Resto Indo Alam Sari,  Selasa (30/9/14).

Ia menjelaskan dalam pembahasan KLHS diperlukan telaahan terkait fungsi ekosistem. Jadi, ia membagi Karawang kedalam 4 ekosistem yakni pesisir, persawahan, tepian Citarum (Riparian), perbukitan hulu dan urban dan perindustrian. 4 ekosistem tersebut ia mengumpulkan data basic terkait permasalahan yang berkembang dan juga potensi-potensi sumber daya alam dan manusia dalam lingkungan disekitarnya untuk merancang KLHS.

Tambahnya, permasalahan di Karawang diakuinya begitu kompleks. Pengumpulan dari 4 ekosistem tersebut, salah satunya permasalahan seperti benturan otoritas atau kewenangan dalam setiap pembangunan. Namun menurutnya hal itu merupakan  permasalahan  klasik yang terjadi di semua kota dan kabupaten di Indonesia.

IMG_5937

Tjuk Kuswartojo, saat jadi pembicara pada Kajian Lingkungan Hidup Strategis di Karawang. (Foto: Yuda)

“Uniknya di Karawang  kebijakan pusat sangat mempengaruhi dalam pembangunan seperti kawasan industri, pemakaman mewah, pembangunan perumahan mewah serta penyediaan air bersih.Saya melihat Karawang menjadi korban kebijakan pusat, bukan memberikan keuntungan malah menjadi beban bagi Karawang sendiri,” katanya.

Lanjutnya, penerapan otonomi daerah sebenarnya sudah terlambat, karena pembangunan di Karawang sudah terjadi.

“Hanya diperlukan ketegasan pemimpin daerahnya untuk bisa mengarahkan kebijakan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan. Karena tanpa itu akan banyak bencana dan permasalahan timbul,” tegas pakar perumahan dan permukiman yang berwawasan lingkungan kepada karawangtoday.com. (yfs)

Category: Karawang, PeristiwaTags:
No Response

Leave a reply "Karawang Jadi Korban Kebijakan Pusat"