TKW Warsiah Dapat Perhatian Dari Lembaga Internasional

Warsiah

Warsiah mendapat bantuan dalam bentuk sembako, kompor gas, etalase dan alat kelengkapan lainnya sesuai kebutuhan usaha warungnya. (Foto: Yuda)

Karawang, KTD- Banyaknya kasus TKW  (Tenaga Kerja Wanita) asal  Karawangyang harus diselesaikan.Namun nyatanya tidak ada tindaklanjut terselesaikan secara serius. Seperti kasus yang saat ini menjadi kabar hangat dari salah satu pahlawan devisa yaitu Warsiah binti Kasam (30), asal Dusun Langgenjati RT 03/01 Desa Muara Baru, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang yang menjadi sorotan lembaga Internasional.

Diketahui, Warsiah merupakan TKW dari PT.Indosadya yang nasibnya terkatung-katung. Meski sudah berupaya melaporkan ke pihak sponsor yang memberangkatkannya, tapi tak ada respon terkait kasus pemerkosaan yang dialaminya. Hingga akhirnya ia dipulangkan ke Indonesia dalam keadaan hamil muda.

Sambungnya, ketika bekerja di Yordania, waktu itu dia hendak pergi belanja ke toko,  di tengah jalan dirinya diculik, disekap dan dibawa ke rumah kosong. Disitu dia diperlakukan kasar dan diperkosa.

Kasus itu mendapat perhatian dari lembaga Internasional Buruh Migran (IOM). Itu dibuktikan dengan diberikannya bantuan modal usaha kepada korban, setelah proses wawancara dan monitoring yang dilakukan oleh Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Karawang.

Sementara, Didin Ch,  ketua SBMI Karawang menjelaskan, perihal bantuan tersebut diberikan dalam bentuk barang bukan dalam bentuk uang, karena itu untuk modal usaha.

"SBMI Karawang hanya menyalurkan bantuan ini dalam bentuk sembako, kompor gas, etalase dan alat kelengkapan lainnya sesuai kebutuhan usaha warung untuk Warsiah. Besaran bantuan yang diberikan oleh IOM tersebut sebesar Rp. 7,5 juta yang diserahkan secara langsung dalam bentuk barang kepada Warsiah,"  jelasnya kepada karawangtoday.com, Selasa, (30/9/14).(yfs)

Category: Karawang, PeristiwaTags:
No Response

Leave a reply "TKW Warsiah Dapat Perhatian Dari Lembaga Internasional"