Rintya dan Nairul,Menyulap Kotoran Sapi Menjadi Minyak Wangi

unduhan (5)

KTD-Tak ada satu pun yang bersedia menyemprotkan ekstrak kotoran sapi ke seluruh ruangan. Tapi, tidak halnya dengan Rintya dan Nailul. Dua gadis hijab ini dengan ceria bermain kotoran sapi yang dapat disulap menjadi minyak wangi ruangan. Bagaimana caranya?

Dua sahabat ini saling melempar senyum dan suara teduhnya ketika menjelaskan bagaimana cara menyulap kotoran sapi menjadi pewangi ruangan. Rintya dan Nailul pun secara terbuka menjelaskan bagaimana segala keajaiban ini bisa terjadi. Mulanya, tak ada yang menyangka jika duo hijab yang masih mengenyam pendidikan di SMA Muhammadiyah 1 Babat, Lamongan, Jawa Timur ini menjadi juara  pertama tingkat nasional pada ajang Indonesian Science Project Olympiad (ISPO) 2013 pada 26-28 Februari tahun lalu.

Terinspirasi dari seorang seniman dari Inggris bernama James Nicholas, Rintya dan Nailul pun memiliki impian yang mesti mereka wujudkan. Ketidakmungkinan hanya terdapat pada orang-orang yang tak mau mencoba. James Nicholas diketahui sebagai seniman Inggris yang membuat parfum dari ekstrak kotorannya sendiri.

Berangkat dari kekaguman dari sang seniman, duo siswi cantik ini langsung berupaya membuat suatu terobosan dari lingkungan sekitarnya. Tak perlu waktu lama untuk memikirkan bahan apa yang ingin dikreasikan, Rintya dan Nailul akhirnya menemukan kotoran sapi dekat sekolahnya. Menurut data terpercaya dari pemerintah daerah Lamongan, Kab. Lamongan memiliki populasi sapi mencapai 116.963 ekor dan kotorannya belum banyak dimanfaatkan pada 2012.

Dengan melakukan proses dan tahapan, Rintya dan Nailul akhirnya menyulap kotoran sapi menjadi minyak wangi ruangan. Biaya yang dikeluarkan oleh dua dara hijab cantik pun terbilang kecil. Mereka berdua cukup mengeluarkan Rp 21.000 untuk menghasilkan kemasan berisi 225 mililiter. Minyak wangi hasil sulap dari kotoran sapi ini telah lolos uji kesehatan. Minyak wangi dari ekstrak kotoran sapi ini memiliki aroma herbal yang justru baik bagi kesehatan.

Category: Opini, Profil
No Response

Leave a reply "Rintya dan Nairul,Menyulap Kotoran Sapi Menjadi Minyak Wangi"