Camat Tegalwaru : Pemetaan Ulang Batas Tanah Sebagai Solusi Mencegah Terjadinya Konflik Horisontal

Rapat Koordinasi Mengenai Pengukuran Ulang Batas Tanah Di Aula Kec. Tegalwaru

Rapat Koordinasi Mengenai Pengukuran Ulang Batas Tanah Di Aula Kec. Tegalwaru

Karawang,KTD - Pemekaran wilayah atau pembentukan daerah otonom baru harus dilakukan berdasarkan kaidah pemetaan atau kartografi yang benar. Banyaknya konflik penggunaan lahan salah satunya diakibatkan oleh ketidakjelasan dan ketidaktegasan batas wilayah.

" Kaidah pemetaan perlu dilakukan agar mendapatkan batas wilayah yang akurat guna mencegah terjadinya konflik " ujar Camat Tegalwaru, Drs.H.Sudjana, Selasa (21/10).

Hal tersebut dusanpaikan camat tegalwaru pada saat rapat koordinasi tentang pengukuran serta rekonstruksi ulang batas tanah perhutani dan tanah masyarakat, di Aula Kecamatan Tegalwaru.

Rapat yang berlangsung siang hari tersebut menghadirkan para Kepala Desa, tokoh masyarakat pihak kepolisian serta koramil dan lembaga terkait.

Dipaparkan Camat Sudjana, pertemuan itu merupakan yang ke dua kalinya membahas tentang batas wilayah antara tanah perhutani dan masyarakat. "Akan ada pemetaan ulang dan menjadi sebuah hasil yang baik dan tidak lagi jadi konflik kedua belah pihak, karena di khawatirkan tidak ada titik temunya," jelas Sudjana.

Dilanjutkan Sudjana, nanti pihaknya akan membentuk tim terpadu dan melibatkan kecamatan, kepolisian, koramil serta pemerintah desa dilokasi konflik perbatasan. Tim ini yang akan melakukan pengukuran di lokasi,  dan yang paling awal pengukuran adalah di Dusun Cibayat, Desa Kutamaneuh.

Sementara itu  Asisten Perhutani (AsPer) Pangkalan, Musid S.Hut, mengatakan pengukuran yang diprogramkan perhutani adalah per sepuluh tahun sekali. Program itu bukan untuk membuat permasalahan baru melainkan memberikan kondisi yang nyaman bagi masyarakat agar mengetahui batas-batas wilayah tanahnya dengan tanah perhutani. Saat ini perhutani akan menyiapkan timnya sebanyak 13 orang guna mengukur kembali batas tanah perhutani dan tanah msyarakat. "Patok-patok batas wilayah nanti akan lebih mudah dikenali," pungkas Musid.(tom)

 

Category: Karawang, PeristiwaTags:
No Response

Leave a reply "Camat Tegalwaru : Pemetaan Ulang Batas Tanah Sebagai Solusi Mencegah Terjadinya Konflik Horisontal"