???????????????????????????????
Sekretaris Kecamatan Telukjambe Timur, Maman. (Foto: May)

Karawang,KTD Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Telukjambe Timur membantah, terkait dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oknum di lingkungan kerjanya yang mengutip biaya hingga ratusan ribu rupiah guna mendapatnya surat keterangan kematian (SKK).

“Tidak ada pungutan biaya sepeserpun untuk mengurus surat keterangan kematian,” ujarnya, kepada karawangtoday.com, Jumat (7/11/14).

Isu adanya pungli di Kecamatan Telukjambe Timur merebak di beberapa media lokal Karawang, menyusul adanya pengakuan pihak yang mengurus SKK yang harus mengeluarkan hingga Rp200 ribu untuk mengurus SKK kerabatnya.

Saat itu, seperti pengakuan korban, oknum kecamatan itu menolak dibayar Rp100 ribu guna mengurus SKK dengan alasan harus bagi-bagi untuk camat termasuk stafnya. Sehingga permintaan itu terpaksa dikabulkan.

 SKK itu sangat diperlukan untuk  memenuhi syarat admintrasi klaim pemberhentian gaji yang bersangkutan kepada PT.Taspen(persero).

Kasus itu dibantah Sekcam Maman.Menurut dia pembuatan SKK gratis.

“Dan itu  tidak dilakukan di Kecamatan, melainkan di kantor desa. Sedang di kecamatan itu mengurus  pembuatan ahli waris dan bukan menerima pembuatan atau memberi tanda tangan dalam surat keterangan kematian,” terangnya. (may)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here