Dukun Cabul Jadi Bulan-Bulanan Massa

0 1590

ilustrasi-pencabulan-gadis

Karawang,KTD- Diduga Cabuli Pasien,  SA (54), warga Kampung Cileutik, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Tegalwaru, nyaris tewas dihajar massa. Pria yang dikenal sebagai seorang dukun di daerah tersebut, menjadi bulan-bulanan massa. Warga menduga, ia kerap berbuat cabul terhadap pasien perempuannya. Akibat dari aksi massa ini, sang dukun tak sadarkan diri karena menderita luka parah dibagian kepala akibat terkena benda tumpul.
Warga setempat yang merasa geram, langsung mendatangi rumah yang sering ia jadikan tempat aktifitasnya sebagai dukun. Massa yang terus bertambah, kemudian ramai-ramai mengejar SA yang didapati sedang ada di rumahnya. Sempat diamankan di Kantor Desa Pasanggrahan, namun emosi massa tak terbendung hingga akhirnya SA diamankan petugas Polsek Plered yang datang ke lokasi kejadian dan langsung menenangkan warga. SA yang sudah terluka parah, kemudian di bawa ke RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif, Senin (17/11/2014) malam.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, SA merupakan dukun yang mampu mengobati perempuan yang sulit mendapatkan pasangan. Dengan berobat kepada SA, perempuan yang sudah lama tidak memiliki pasangan akan segera memiliki pasangan lantaran diobati oleh dukun tersebut. Namun, ternyata hal tersebut tidak dirasakan oleh pasien yang kerap datang ke tempat peraktiknya. Sehingga, pasien yang datang berobat merasa kecewa. Bukan hanya rugi secara materi, karena pasien yang datang berobat juga mengaku dicabuli sang dukun.
Kasatreskrim Polres Purwakarta, AKP Tri Hartanto, membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun saat ini pihak kepolisian belum bisa melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku pencabulan, karena sampai kemarin, kondisi SA masih dalam keadaan kritis tak sadarkan diri di ruang IGD RSUD Bayu Asih Purwakarta.
“Kami belum bisa memeriksa tersangka, karena masih sulit diajak bicara. Kita menunggu sampai SA bisa diajak komunikasi,” terang Tri.
Tri menjelaskan, berdasarkan keterangan sejumlah warga, SA kerap mengaku kalau dia sebagai dukun yang mampu mencarikan jodoh untuk perempuan yang sulit mendapatkan pasangan. Modus operandi yang dilakukan SA, setiap didatangi pasien perempuan yang meminta untuk diobati, akan dibawa ke sebuah gubuk yang tidak jauh dari umahnya. Pasien kemudian dimandikan dan berujung perbuatan cabul yang dilakukan sang dukun. "Untuk kepentingan pengembangan kami akan meminta keterangan dari semua korban pencabulan yang dilakukan dukun ini," singkatnya. (dit/tom)

Category: Hukrim, KarawangTags:
No Response

Leave a reply "Dukun Cabul Jadi Bulan-Bulanan Massa"