Jokowi-JK akan Revisi Politik Biaya Tinggi

jokowi -jk

 

Jakarta, KTD– Pasangan Joko Widodo -Jusuf Kalla bertekad merevisi Undang-undang tentang pemilihan umum, menyusul disadarinya  betul bahwa politik berbiaya tinggi berbahaya dan bisa mengancam alam demokrasi di Indonesia.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, sistem pemilu harus disederhanakan agar tak berbiaya tinggi.Caranya menurut dia, partai harus didorong melakukan pengkaderan sejak awal. Kader yang dicalonkan menjadi pejabat publik harus diseleksi berdasar kemampuan, dan kualitasnya.

“Bukan atas dasar politik transaksional,” kata Hasto.

Praktek politik transaksional yang menelan biaya mahal menurut Hasto bisa berbahaya. Karena menurutnya akan melahirkan politik balas budi.Politik balas budi menurut juru bicara tim pemenangan Jokowi-JK itu tentu saja mengancam praktik demokrasi.

Di dalam visi misi yang diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum, Jokowi-JK bertekad menciptakan sistem pemilu yang tak berbiaya tinggi.

“Kami akan menginiasi reformasi pengaturan pembiayaan kampanye,” tulis Jokowi-JK dalam visi misi mereka seperti dikutip Selasa (27/5/14).(bbs) 

Related posts

Leave a Comment