Sekolah Swasta Rawan Kekurangan Siswa

Karawang, KTD- Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online sekolah negeri maupun swasta, secara resmi selesai Jumat (6/7) lalu. Meskipun demikian, hingga akhir PPDB masih banyak SMA dan SMK swasta di Kabupaten Karawang yang kekurangan siswa. Itu akibat sedikitnya jumlah siswa yang mendaftar ke sekolah tersebut.
Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Karawang, Asep Ishak mengatakan, sampai saat ini masih banyak SMA/SMK swasta yang kekurangan siswa. Dari 100 lebih jumlah SMA-SMK-MA berstatus swasta, 20 persen-nya belum memenuhi target jumlah siswa yang ditetapkan sekolah dalam satu rombongan belajar.
“Untuk memenuhi target yang ditetapkan sekolah, pihaknya akan memperpanjang waktu PSB dengan membuka gelombang kedua. PSB gelombang kedua akan dilaksanakan hingga tanggal 14 Juli,” ungkap Asep Ishak saat diwawancarai di kantor PGRI, Rabu (12/&) pagi.
Menurut dia, berdasarkan pengalaman tahun lalu, peningkatan jumlah pendaftar akan terjadi pada PPDB gelombang kedua. Siswa yang mendaftar merupakan siswa yang dinyatakan tidak diterima di SMA negeri.
Terpisah, Kadisdikpora Karawang, H. Dadan Sugardan mengatakan, kondisi tersebut terjadi dikarenakan masalah biaya. Pasalnya, masyarakat masih menganggap pembiayaan sekolah swasta mahal karena bersumber dari yayasan, sementara negeri dibiayai oleh pemerintah.
“Sehingga, biaya sekolah negeri dinilai masih lebih murah dari pada swasta, karena banyak keringanan dari pemerintah. Padahal selama ini program bantuan untuk sekolah swasta juga sudah merata sama seperti bantuan ke sekolah negeri”ungkapnya.
Selain itu, lanjutnya, kesan masyarakat bahwa sekolah negeri yang bagus dari pada swasta masih belum hilang.
“Padahal sama saja, bergantung masing-masing anak. Yang jelas itu memang wewenang orang tua yang penting mau sekolah,”katanya. (Panji)

Related posts

Leave a Comment