Rencana KBM Tatap Muka Sekolah di Karawang Batal Dilaksanakan

Karawang, KTD- Saat ini Kabupaten Karawang masih dalam kategori zona merah penyebaran covid-19. Bahkan terbaru, Karawang masuk sebagai 2 daerah dengan zona merah tinggi di Jabar.

Mengantisipasi terjadinya kembali lonjakan kasus covid, pelaksanaan sekolah tatap muka yang akan dilaksanakan diawal Januari 2020 terpaksa belum bisa dilaksanakan.

Seperti yang diungkapkan Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana, Jumat (25/12/2020) siang, adanya kasus klaster baru penyebaran covid-19 di salah satu perguruan tinggi di Karawang menjadi bahan pertimbangan untuk Pemkab membuka pembelajaran tatap muka.

“Sepertinya sama (membatalkan sekolah tatap muka). Apalagi sekarang lonjakannya cukup tinggi. Sekarang ada klaster staf pendidikan di salah satu perguruan tinggi di Karawang, 18 orang. Ini akan jadi bahan evaluasi kami terkait kebijakan pendidikan,” tutur Cellica.

Dijelaskan Cellica, sampai saat ini rencana kebijakan sekolah tatap muka di Januari 2021 sedang diformulasikan. Mengenai bentuk formulasi kebijakannya seperti apa, semuanya masih dalam proses pengkajian.

“Untuk sekolah tatap muka PAUD, SD, SMP dan SMA, kemungkinan besar akan tunda terlebih dahulu kebijakannya. Kami saat ini masih akan memprioritaskan faktor kesehatan masyarakat selama pandemi covid-19 masih berlangsung,” ungkapnya.

“Bentuknya sedang kami formulasikan, apakah terlebih dahulu untuk kuliah dulu, misalnya seminggu sekali atau seminggu dua kali, kita sedang komunikasikan dulu,” katanya.

“Tapi untuk PAUD, SD, SMP, SMA, itu kayaknya kami membatalkan dulu kebijakan. Kami memprioritaskan kesehatan dulu, dari pada urusan yang nanti bisa dicari solusi yang lain, maksudnya untuk pendidikan,” tandas Cellica.

Related posts

Leave a Comment