Dihubungkan dengan Mistik, Ini Jawaban Goweser Cikarang yang Tersesat di Hutan Kuta Tandingan

Karawang, KTD- Kejadian tiga goweser asal Cikarang yang tersesat di Hutan Kuta Tandingan Jumat (1/12/2021) malam masih menjadi buah bibir masyarakat. Terutama di lini media sosial facebook. Banyak pihak menghubungkan kejadian tersebut karena hal mistis.

Karawangtoday mencoba meminta nomor kontak salah satu goweser yang mengalami kejadian Jumat malam melalui salah satu netizen pada postingan Aroel Bewox di Grup Goweser Cikarang.

Karawangtoday akhirnya mendapatkan nomor kontak Afifah, salah satu Goweser pada malam kejadian tersebut.

Namun setelah menghubungi Afifah, ia tidak mau diwawancarai dengan alasan tidak mendapatkan izin dari Ketua komunitas gowes yang bercokol di daerah Cikarang Baru ini.

“Saya tidak mau menjawab atau mengklarifikasi sendiri. Waktu itu kan kita berdua, jadi harus wawancara berdua juga. Tapi berhubung teman saya tidak mau diwawancara ya saya juga tidak mau,” tulis Afifah membalas pesan WA dari Karawangtoday.

Tak menyerah, Karawangtoday terus membaca satu persatu kolom komentar di postingan Aroel dan didapati sebuah jawaban dari anggota tim goweser lain, yang tidak berada pada kejadian di malam tersebut, namun kemungkinan mengetahui kronologis kejadian sebenarnya.

Akun facebook Sakina Ina menceritakan dalam kolom komentar soal kejadian yang berawal dari ajakan goweser lain berinisial A (laki laki). Kata Sakina, dua perempuan goweser dari pertama tidak ada niatan blusukan masuk ke area hutan Kuta Tandingan, karena rencana awal akan melalui rute Jatiluhur.

“Di tengah jalan bertemulah mereka berdua dengan A, goweser dari Cikarang juga yang mengajak melewati jalur hutan. Di tengah jalan para goweser perempuan curiga dengan jalur yang berbeda, yang menurut mereka justru tidak aman. Lebih aman dari jalur yang biasa mereka lewati. Tapi si A ini berdalih dengan melewati jalur alternatif itu, tujuan mereka bisa cepat sampai. Kendati sudah berjam-jam berada di area hutan, mereka tidak bisa menemukan jalan keluar sampai cuaca hujan dan gelap. Bersyukur akhirnya mereka bisa dievakuasi oleh tim Tagana dan Dinsos Karawang,” tulisnya. (red)

Related posts

Leave a Comment