Bupati Cellica : Banjir di Karawang Akibat Luapan Sejumlah Sungai

Karawang, KTD- Persoalan banjir di sejumlah wilayah Karawang kuat diduga berasal dari luapan sejumlah sungai akibat tingginya curah hujan dalam tiga hari terakhir ini. Demikian laporan Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana kepada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat meninjau lokasi banjir di Perum Bumi Mutiara Indah (BMI) Desa Dawuan, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang yang menjadi salah satu titik lokasi banjir terparah.

Bupati mengungkapkan, sedikitnya ada 34 desa di 18 kecamatan terendam banjir. Banjir di Karawang utara berasal dari luapan Sungai Citarum, Teluk Jambe Barat dari luapan Sungai Cibe’et, Cilamaya luapan sungai Cilamaya dan banjir di wilayah Cikarang Gelam.

“Jumlah total rumah yang terendam banjir sebanyak 80 ribu rumah dengan 30 warga yang terdampak, dan pengungsi 7.300 dan yang meninggal satu orang karena menyelamatkan hewan-hewan ternaknya,” ungkap Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur mengatakan bencana banjir ini dalam situasi pandemi covid 19. Artinya saat ini kita semua menghadapi ujian berlapis. Karena, baik relawan dan masyarakat dalam menghadapi musibah ini agar tetap disiplin protokol kesehatan.

Selain itu, Gubernur mengingatkan agar masyarakat tetap mewaspadai lingkungannya di tengah cuaca yang sangat ekstrim saat ini. Pemerintah akan terus memberikan bantuan untuk mengatasi masalah banjir ini. Ada sejumlah mega proyek yang akan segera dilaksanakan di tahun 2021 ini untuk mengantisipasi masalah banjir ini, khususnya di Kabupaten Karawang.

Pada kesempatan itu Gubernur secara simbolik juga memberi bantuan logistik untuk korban banjir dan bersama rombongan forkompinda meninjau langsung lokasi banjir di perumahan BMI 1 dan 2. (red)

Related posts

Leave a Comment