Rencana Pembelajaran Tatap Muka, Disdik Minta Puluhan Ribu Guru Divaksinasi

Karawang, KTD – Pemkab Karawang merencanakan membuka sekolah tatap muka pada Mei tahun ini. Namun sebelum sekolah dibuka, seluruh guru diwajibkan mengikuti vaksinasi. Tahap pertama hanya sekolah yang masuk zona hijau yang akan dibuka.

“Kita sudah membahas untuk membuka sekolah tatap muka Mei tahun ini. Namun sebelum itu dilakukan seluruh guru dan pegawai sekolah harus di vaksin terlebih dahulu. Nanti kita akan kirim surat ke Dinas Kesehatan terkait rencana pemberian vaksin untuk guru dan tenaga sekolah lainnya, ” kata Kepala Dinas Pendidikan Karawang, Asep Junaedi, Selasa (2/3/21).

Menurut Asep, rencana sekolah tatap muka sebetulnya sudah dipersiapkan sejak lama. Sekolah-sekolah sudah mempersiapkan semua persyaratan seperti protokol kesehatan. Namun sekolah tatap muka akhirnya mundur karena pandemi Covid-19 semakin meningkat. “Kami cari solusi bagaimana sekolah bisa melakukan belajar tatap muka. Salah satu syaratnya yaitu semua guru harus divaksinasi, ” katanya.

Asep mengatakan ada sebanyak 14 ribu guru pengajar di Karawang yang harus divaksin. Selain itu ada sekitar 6 ribu pegawai sekolah yang juga harus divaksin. ” Sekitar 20 ribu orang tenaga pengajar dan pegawai sekolah harus di vaksin. Kami harapkan vaksinasi ini berjalan lancar hingga kita bisa segera melakukan sekolah tatap muka, ” katanya.

Menurut Asep meski nantinya semua guru dan pegawai sekolah sudah di vaksin, namun tidak bisa sekaligus membuka sekolah tatap muka. Tahap pertama akan dibuat per ship, setiap kelas dibagi dalam dua ship. “Satu kelas kita bagi dua ship secara bergantian. Kita lakukan seperti itu dulu sambil melihat perkembangan Covid-19,” katanya.

Selain itu, kata Asep, untuk sementara tidak semua sekolah belajar tatap muka. Hanya daerah yang dinyatakan aman dari Covid-19 yang akan belajar tatap muka. Sedangkan daerah yang masih zona merah tetap belajar secara daring.

“Seperti diwilayah perkotaan, yaitu kecamatan Karawang Barat dan Kecamatan Telukjambe belum bisa belajar tatap muka karena masih belum aman, ” katanya. (red)

Related posts

Leave a Comment