14 Perusahaan di Karawang Diizinkan Full Produksi, Jika Melanggar Dihentikan Lagi

Karawang, KTD – Wakil Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh dengan tegas akan mencabut kebijakan perusahaan, yang telah mendapatkan izin penuh untuk produksi di masa perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ini.

“Industri yang tidak memenuhi ketentuan kami akan peringatkan, kalau tidak (ikut aturan), kami akan beri sanksi mereka dengan mencabut izin produksi 100 persen,” kata Wabup usai kunjunganya ke PT Chemco dan PT Asian Paints, Sabtu (21/8/2021) siang.

Wabup mengatakan, dalam kebijakan Pemerintah Pusat, kini perusahaan dengan orientasi ekspor diizinkan untuk produksi secara penuh 100 persen.

“Di Karawang ini ada 14 perusahaan yang sudah diizinkan 100 persen produksi mulai Senin lusa. Meskipun begitu, para pengusaha diminta untuk menerapkan sistem shifting (bergilir),” kata Wabup.

Wabup menjelaskan, setelah berlangsungnya proses produksi secara penuh, Pemkab akan mengevaluasi sejauh mana proses produksi berjalan. Jika masih ada yang tidak sesuai dengan standar SOP, maka akan direkomendasikan untuk pencabutan kebijakan tersebut.

Wabup juga menekankan agar seluruh perusahaan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat untuk mencegah industri menjadi klaster penyebaran virus.

“Kami minta perusahaan untuk sosialisasikan SOP kepada karyawanya. Tadi juga sempat mendengar pemaparan soal penanganan covid di dua perusahaan itu. Sejauh ini sudah cukup bagus dari lingkup satgas maupun penerapan proksesnya. Kami meminta untuk tetap diperketat agar tidak lagi terjadi klaster industri,” jelasnya. (red)

Related posts

Leave a Comment