Gempar! Sepasang Kekasih Tewas, Penyebabnya Masih Misterius

Karawang, KTD – Warga pesisir di Dusun Muara 1 RT 001/001, Desa Ciparagejaya, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang digegerkan dengan penemuan mayat diduga sepasang kekasih di kamar Rumah Makan Sumber Rezeki, Minggu (12/9/21) pukul 19.30 wib.

Berdasarkan informasi dilapangan, korban berjenis peremuan bernama Ernawati (32) Dusun Kosambirangrang RT. 010/003, Desa Cikuntul, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang dalam kondisi mata sebelah bengkak dan luka memar dibagian muka.

Sedangkan korban pria bernama Dasum (30) Jarong Desa Kiara, Kecamatan Cilamaya Kulon dalam kondisi gantung diri dan ada luka sayatan di bagian tangan kiri.

“Iya bener terjadi peristiwa gantung diri dan dugaan pembunuhan. Keduanya merupakan sepasang kekasih,” kata Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono melalui Kapolsek Tempuran, AKP Rigel Suhaksono kepada KBE, Senin (13/9/21).

Rigel mengatakan, kronologisnya berawal sekitar pukul 11.00 wib, kedua korban datang ke rumah makan sumber rezeki Desa Ciparagejaya, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang dengan menggunakan motor T 6511 PQ (Dasun) dan T 2195 QY (Ernawati).

Lanjut Rigel, setibanya di rumah makan langsung menanyakan kamar istirahat kepada pemilik warung. Tidak lama kemudian korban memesan makan dan sekitar jam 11.30 Wib makanan. Karena tidak kunjung keluar, sekitar jam. 19.40 wib, pemilik warung (Samsul Bahri) menggedor pintu, namun tidak di buka oleh korban.

“Pemilik warung curiga, kemudian naik ke atas atap dan merobek atap kamar tersebut dan melihat kedua korban sudah meninggal dunia. Kondisis mayat pria tergantung dan mayat perempuan dalam kondisi mata lebam dan muka tertutup kain sepray,” jelas Rigel.

Melihat peristiwa tersebut, pemilik warung kemudian melapor ke Polsek Tempuran. Ia memanggil Tim Identifikasi Polres Karawang untuk dilakukan evaluasi dan olah tempat kejadian (TKP), kedua korban di bawa ke kamar mayat RSUD Karawang.

“Namun keluarga kedua korban menolak dilakukan otopsi dengan membuat surat pernyataan,” pungkasnya. (red)

Related posts

Leave a Comment