KKN Unsika Purwasari, Beri Pendampingan Penyusunan Bahan Ajar LKS bagi Guru MTS Nihayatul Amal

Karawang, KTD – Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyelenggarakan sebuah Pendampingan Penyusunan Bahan Ajar LKS berbasis Puzzle Edukatif-Interaktif Bagi Guru MTs Nihayatul Amal Purwasari Kabupaten Karawang, yang bertempat di sekolah tersebut belum lama ini. Acara tersebut merupakan bagian dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang diselenggarakan LPPM Unsika.

Ketua kelompok KKN 148 Valeryan Yusuf mengatakan Kelompok KKN 148 yang dibimbing oleh Ramlah S.Pd., M.Pd ini dilakukan secara luring terbatas yang sudah sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku.

“Pelatihan ini diikuti oleh sekitar 14 orang guru. Acara tersebut dibuka secara langsung oleh kepala sekolah MTs Nihayatul Amal Purwasari yaitu bapak Halimi, S.E., M.M. Acara ini dipandu oleh dua orang pemateri yaitu Sania Yulaistin yang juga sebagai sekretaris kelompok KKN 148, dan juga Valeryan Yusuf yang juga sebagai ketua kelompok KKN 148,” ungkap Yusuf.

Dalam kesempatan itu, Yusuf mengucapkan terimakasih kepada peserta pelatihan yang berkenan menyempatkan waktunya untuk hadir di acara tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa acara ini merupakan wujud apresiasi kepada pihak sekolah atas izin yang diberikan guna melakukan pelatihan di MTs Nihayatul Amal Purwasari Kabupaten Karawang.

“Kegiatan yang berupa pelatihan bagi para guru MTs Nihayatul Amal Purwasari tersebut merupakan komitmen dari LPPM UNSIKA Sebagai Bukti Pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi,” kata Yusuf.

Mewakili seluruh rekanya, Ia
berharap ilmu yang telah dibagi saat pelatihan dapat bermanfaat untuk mengembangkan pendidikan di MTs Nihayatul Amal Purwasari Kabupaten Karawang.

Sementara Ramlah S.Pd., M.Pd. sebagai dosen pembimbing kelompok KKN 148 juga turut menyampaikan terimakasih karena pihak sekolah sangat terbuka untuk mengizinkan kelompok KKN 148 melakukan pelatihan ini.

Ia menjelaskan KKN ini berbeda dari sebelumnya. Ia menjelaskan bahwa KKN sangat terdampak oleh pandemik Covid-19. Hal tersebut membuat LPPM Unsika menginstruksikan untuk melakukan KKN secara daring, dan juga luring walaupun masih terbatas dan juga harus memenuhi protokol kesehatan yang ada.

“Semoga ilmu yang disampaikan dapat bermanfaat di kelas karena LKS berbasis Puzzle Edukatif-Interaktif dapat digunakan secara daring maupun luring,” ucapnya.

Kepala sekolah MTs Nihayatul Amal Purwasari Halimi, S.E., M.M. menyatakan bahwa KKN untuk tahun ini sangatlah unik karena hanya membuat sebuah pelatihan. Hal tersebut ia anggap wajar karena dikala pandemik seperti ini semua kegiatan terasa sulit untuk dilakukan.

Ia juga bercerita bahwa saat KKN dahulu ia juga terkena musibah yang membuat KKN yang ia lalui sangatlah berbeda dari KKN sebelumnya. Saat dahulu ia KKN di UIN Yogyakarta hanya membantu masyarakat membangun rumah-rumah dan juga bangunan lain.

“Hal tersebut dikarenakan saat ia KKN dahulu ia terkena gempa bumi di Yogyakarta pada 2006, yang menghancurkan sebagian besar perumahan dan juga bangunan-bangunan vital dari masyarakat,” kata dia.

Kepala sekolah MTs Nihayatul Amal Purwasari juga dengan ceria menyambut baik baik pengabdian kepada sekolahnya sambil bersenda gurau bersama peserta pelatihan dan anggota kelompok KKN. (red)

Related posts

Leave a Comment