Ribuan Buruh Kena PHK, Dua Perusahaan di KIIC Terancam Gulung Tikar

Karawang, KTD – Pandemi virus Corona yang berlangsung hampir dua tahun di Indonesia diyakini telah memukul banyak sektor penggerak ekonomi terutama sektor industri termasuk di Kabupaten Karawang.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Karawang, H. Sukur menyatakan kondisi wabah pandemi selama dua tahun cukup menganggu kondisi finansial perusahaan.   Pengurangan karyawan yang terjadi pada dunia industri di karawang selama pandemi mencapai 4000 orang.

“Berdasarkan laporan dari perusahaan, selama 2 tahun pandemi sudah ada 4000 lebih jumlah pekerja yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK),” ungkap Sukur saat diwawancarai, Rabu (2/12/2021) siang di Kantornya.

Bahkan, ia menyebut ada dua perusahaan di kawasan industri ternama KIIC terancam gulung tikar akhir tahun ini.

“Dua perusahaan tersebut yakni PT Mugay Indonesia bergerak di bidang otomotif dan PT Policham bergerak di bidang tekstil. Kedua perusahaan tersebut akan berhenti produksi akhir tahun ini,” sebutnya.

Sebelumya, kata Sukur, PT Mugay Indonesia memiliki jumlah karyawan sebanyak 600 orang. Selama pandemi, pihak perusahaan mengurangi karyawan hingga di akhir November tersisa hanya
100 orang karyawan saja.

“Kondisi itu juga hampir sama seperti yang dialami PT Policham,” ucapnya.

Kendati demikian, ia mengaku saat ini kondisi perekonomian di wilayah industri sudah mulai membaik, seiring melandainya kasus Covid-19 di Kabupaten Karawang.

Ia pun mengimbau kepada perusahaan yang masih bertahan agar terus menjaga keberlangsungan usaha, di tengah pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik.

“Dengan situasi Covid seperti ini, mulai naik lah ekonomi dan finansial perusahaannya. Kita berharap begitu,” pungkasnya. (red)

Related posts

Leave a Comment