Dinkes Gelar Pemantapan Strategi DOTS dan DPPM di Kabupaten Karawang

Karawang, KTD – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karawang menggelar Pemantapan Strategi Directly Observed Treatment Shortcourse (DOTS) dan DPPM Kepada Rumah Sakit dan Puskesmas se-Kabupaten Karawang di Resinda Hotel. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak

Kepala Dinas Kesehatan, Endang Suryadi mengatakan Penanggulangan Tuberkulosis (TB) merupakan program nasional yang harus dilaksanakan di seluruh Unit Pelayanan Kesehatan termasuk Rumah Sakit.

“Pelayanan TB DOTS dibentuk berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK. 01.07/MENKES/350/2017 tentang Rumah Sakit dan Balai Kesehatan Pelaksana Layanan Tuberkulosis Resisten Obat,” ungkap Endang saat diwawancarai.

Endang menjelaskan, berbeda dengan rumah sakit lain, pelaksanaan pelayanan TB memiliki kekhususan, karena pelayanan medis TB membutuhkan tatacara diagnosa yang benar, waktu yang cukup lama bagi pasien dalam konsumsi obat, masa kadarluwarsa obat yang pendek serta risiko MDR atau XDR TB dan lain-lain.

Adapun strategi DOTS di rumah sakit diperlukan pengelolaan yang lebih spesifik, karena dibutuhkan kedisiplinan dalam penerapan semua kebijakan/standar prosedur operasional yang ditetapkan. Disamping itu, perlu adanya koordinasi antar unit pelayanan dalam bentuk jejaring serta penerapan standar diagnosa dan terapi yang benar. Dukungan yang kuat dari jajaran direksi rumah sakit dan tenaga medis berupa komitmen dalam pengelolaan sangat penting dalam menjalankan strategi DOTS. (red)

Related posts

Leave a Comment