Raih ISO 37001:2016 dan Pengakuan dari ISSA, BPJS Ketenagakerjaan Junjung Tinggi Integritas

Karawang, KTD – Pelaksanaan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan oleh BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) dituntut untuk selalu dilakukan dengan sebaik-baiknya. Salah satu prinsip yang dianut adalah kehati-kehatian dan good governance atau pelaksanaan tata kelola yang baik.

“Untuk memastikan hal tersebut dibentuklah Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) pada tahun 2015 oleh BPJS Ketenagakerjaan dalam upayanya meminimalisir potensi terjadinya suap dan gratifikasi atau pemberian hadiah yang dapat mempengaruhi pengambilan keputusan,” ungkap Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Karawang, R Edy Suryono, Kamis (10/3/2022) siang di Kantornya.

Edy menjelaskan terhadap keseriusan BPJAMSOSTEK dalam upaya membangun budaya anti korupsi dengan diperkuat pada penerapan kebijakan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah memenuhi standar ISO 37001. Selain itu BPJAMSOSTEK juga memperkenalkan kanal pelaporan berupa Whistle Blowing System (WBS).

“Hal Ini adalah komitmen kita di BPJAMSOSTEK untuk membangun kultur integritas dan anti korupsi, dan hari ini juga kita perkenalkan sistem manajemen anti penyuapan atau SMAP dan juga new WBS. Dengan aplikasi ini seluruh masyarakat atau peserta bisa melakukan pelaporan yang berupa segala bentuk penyimpangan diantaranya pelanggaran, kecurangan, suap, konflik kepentingan, KKN, gratifikasi maupun asusila. Bagi yang ingin melakukan pelaporan dapat mengakses aplikasi tersebut melalui website bpjsketenagakerjaan dengan melakukan registrasi terlebih dahulu,” Kata Edy. (red)

Related posts

Leave a Comment