Pemkab Karawang Terpilih sebagai Daerah Smart City, Bupati Tandatangani MoU

Karawang, KTD – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang bersama 49 walikota dan bupati se- Indonesia menandatangani Nota Kesepahaman mengikuti Gerakan Menuju Smart City, Kamis (21/4/2022) pagi. Melalui kesepahaman itu, diharapkan setiap kepala daerah dapat mendorong pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam menjawab permasalahan sekaligus meningkatkan kualitas layanan serta mendorong potensi masing-masing daerah.

Menteri Kominfo Johnny G. Plate menyatakan sejak tahun 2017 lalu Kementerian Kominfo bersama dengan kementerian lembaga terkait lainnya telah mengambil inisiatif menginisiasi Gerakan menuju Smart City di 100 kabupaten kota. 

“Saat ini kami melanjutkan inisiasi gerakan menuju Smart City tersebut dengan memperluas pendampingan pengembangan kota cerdas di kawasan pariwisata prioritas nasional dan kawasan ibu kota negara baru, yang tentu perlu bersama-sama kita pastikan dan kita sukseskan,” jelasnya.

Menurut Menkominfo, Program Smart City itu menekankan pada 6 Pilar Utama Kota Cerdas yaitu Smart Governance, Smart Branding, Smart Economy, Smart Living, Smart Society dan Smart Environment. “Perluasan gerakan menuju Smart City ini akan semakin meneguhkan kebangkitan sektor digital Indonesia,” tandasnya.

“Presiden Joko Widodo mencanangkan program akselerasi transformasi digital dengan fokus empat sektor utama, yaitu infrastruktur digital, ekonomi digital, pemerintahan digital dan masyarakat digital,” tambahnya.

Menteri Johnny menegaskan, inisiasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan akses dan optimalisasi penggunaan teknologi, khususnya teknologi digital bagi seluruh masyarakat Indonesia termasuk bagi daerah 3T (terdepan, terluar dan tertinggal), wilayah destinasi wisata super prioritas yang disingkat DPSP dan pengembangan daerah baru seperti IKN Baru. 

“Tujuan besar dari seluruh upaya transformatif ini adalah agar masyarakat Indonesia dimanapun mereka berada mendapatkan manfaat maksimal dari perkembangan teknologi digital yang sedang berlangsung,” tegasnya.

Menkominfo menjelaskan akselerasi transformasi digital juga akan meningkatkan relevansi untuk mengembangkan kota cerdas berbasis digital di Indonesia. (red)

Related posts

Leave a Comment