Pemkab Karawang Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana 2022, Bupati : Upaya Mitigasi Bencana Harus Ditingkatkan

Karawang, KTD – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang melaksanakan Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana 2022 di Lapangan Karawangpawitan, Rabu (26/10/2022) pagi.

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah), Sekda dan Kepala OPD terkait.

Apel juga diikuti oleh ratusan peserta terdiri dari unsur TNI, POLRI, BPBD, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Damkar, PMI (Palang Merah Indonesia), Petugas Kebersihan dan Organisasi Relawan Kebencanaan.

Bupati dalam arahanya menyampaikan letak Kabupaten Karawang yang diapit dua sungai besar yakni Citarum dan Cibeet dianggap memiliki risiko tinggi dalam kerawanan bencana, khususnya banjir.

“Karawang memiliki tingkat kerawanan terjadinya bencana yang cukup tinggi. Untuk itu kampanye upaya-upaya mitigasi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana harus terus ditingkatkan,” kata Bupati.

Bupati juga meminta semua pihak belajar pengalaman dalam menghadapi bencana yang pernah terjadi sebelumnya di Karawang, sehingga diharapkan tetap saling berkoordinasi dan mempersiapkan diri dalam penanggulangan bencana alam yang akan terjadi.

Plt Kepala BPBD Karawang, H. Yasin Nasrulah mengungkapkan dari laporan BMKG Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Karawang akan mengalami cuaca ekstrem hingga 5 hari ke depan.

“Jadi untuk 5 hari ke depan setiap sore hingga malam, Karawang akan terjadi hujan dengan curah hujan ringan,” ungkap Yasin diwawancarai usai acara.

Ia menyebut puncak cuaca ekstrem di Jabar khususnya di Karawang akan terjadi pada akhir tahun 2022 hingga awal tahun 2023. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak untuk bersiaga di sejumlah titik rawan bencana.

“Kita akan terus cek kondisi air Sungai Citarum dan Cibeet, karena keduanya mengalami luapan atau bawaan air dari wilayah Bogor dan Purwakarta,” ujarnya. (red)

Related posts

Leave a Comment