BAWAH TANAH

Karawang,KTD- Kepala Dinas Perindustrian,Perdagangan dan Pertambangan (Disperindagtamben) Karawang,Hanafi mengimbau kepada pihak BPMPT agar bersikap tegas terhadap perusahaan yang bandel terkait perizinan air bawah tanah. Imbauan itu disampaikan karena selama ini pihak Disperindagtamben mengetahui adanya perizinan bawah air secara ilegal yang terang-terangan dilakukan oleh banyak perusahaan di Karawang.

 

“Sesuai prosedur, proses perizinan air bawah tanah harus diawali dengan melakukan permohonan ke provinsi. Kemudian direkomendasikan dari provinsi ke BPMPT Karawang untuk mengeluarkan perizinannya.Dan untuk pajak air bawah tanah yang menghitungnya adalah DPPKAD untuk masuk PAD Karawang,” ungkap Hanafi tadi malam.

 

Dari  berbagai perizinan terkait hal tersebut, sambung Hanafi, agar secepat mungkin dilimpahkan ke BPMPT. Hanafi tidak bosan untuk mengingatkan persoalan itu karena dirinya merasa sosialisasi terkait perizinan menjadi tugas besar bagi pihaknya. Terlebih, banyak dari berbagai elemen yang belum paham tentang proses pembuatan perizinan di BPMPT.

Dirinya mencatat, saat ini pihak Disperindag hanya memegang data izin air bawah tanah tahun 2012 sebanyak 200 titik pengeboran.”Kami hanya memiliki data tahun 2012 yang sebanyak 200 titik pengeboran,dan untuk tahun 2013 sampai sekarang masih belum diketahui,”pungkasnya.(May)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here