KEpala BPN Karawang Andi Bakhti, SH (yuda)
Kepala Kantor BPN Karawang Andi Bhakti (yuda)

Karawang, KTD- Cara unik dilakukan Badan Pertahanan Nasional (BPN) Karawang, setiap masyarakat yang kehilangan sertifikat tanahnya bersumpah janji diatas kitab suci.

Hal ini dilakukan apabila masyarakat akan mengurusi pergantian sertifikat yang hilang. Memang sumpah janji tersebut bukan persyaratan normatif pengurusan pergantian sertifikat yang hilang.

Alasan dilakukan sumpah janji diatas kitab suci karena persoalan tanah sangat riskan dan bisa berdampak terjadinya konflik sosial , “Urusan pertanahan sangat kompleks dan mudah terjadi konflik horizontal. Oleh karenanya, kami membuat metode atau upaya pelayanan terbaik seperti cara sumpah atau janji di atas kitab suci bagi masyarakat yang kehilangan sertifikat tanahnya dan ingin membuat lagi,” ujar Kepala Kantor BPN Andi Bhakti saat ditemui oleh karawangtoday.com dikantornya, Rabu (11/6/14).

Lanjut Andi, teknisnya secara normatif masyarakat sebelumnya harus membuat surat kehilangan dan juga membawa berkas dokumen tanah secara lengkap, kemudian diverifikasi terlebih dahulu.

“Taka ada tahapan yang rumit untuk membuat sertifikat tanah yang baru, semuanya seperti biasa hanya penambahan pada sumpah saja, “ ungkapnya.

Sementara itu, Nana Sukmana (43) salah satu warga Kota Baru Cikampek merasa senang dengan adanya pembuatan ulang sertifikat tanah.

“Saya sudah lama kehilangan sertifikat tanah dan sangat terbantu dengan palayanan pembuatan ulang sertifikat tanah ini,” tutur pria berkumis tebal. (yfs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here