Guru di Karawang Jadi Korban Kekerasan, Kasusnya Mengendap di Kepolisian

Karawang, KTD – Kekerasan terhadap guru kembali terjadi di Karawang. Kali ini, insiden tersebut menimpa Wawan Dwi Idhayana, salah seorang guru asal SMK Lentera Bangsa, Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. “Infonya yang mukul bukan siswa, tapi orang luar,” ungkap Cahyono, rekan kerja korban saat diwawancarai, Senin (19/4/2021) sore. Cahyono menceritakan, kejadian tersebut terjadi pada 22 Maret lalu, saat itu Wawan sedang mengontrol Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di sekolah. Kala itu, pukul 11.50 WIB, ia keluar sebentar membeli minum dan makanan di warung depan sekolah. Namun tiba-tiba, tanpa sebab yang jelas,…

Geger! Warga Temukan Mayat Lelaki Mengambang di Irigasi

Karawang, KTD- Sesosok mayat ditemukan tengah mengambang atau hanyut di irigasi Saluran Induk Tarum Utara Cabang Barat (KW9), Kelurahan Mekarjati, Kecamatan Karawang Barat, Karawang, Senin (01/03/2021). Sontak, atas adanya penemuan mayat yang mengambang itu, warga yang berada di sekitaran jembatan irigasi KW9 Mekarjati langsung melakukan upaya menahan sesosok jasad yang diketahui berjenis kelamin laki-laki untuk tidak hanyut dan mudah di evakuasi. “Ditemukan dalam kondisi mengambang dan hanyut, ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB,” ungkap Aris (29) salah seorang warga yang berada di sekitaran lokasi penemuan mayat. “Kayanya sudah mengambang beberapa hari,…

BPBD Klaim Data Soal Banjir Surut di Karawang

Karawang, KTD- Musibah banjir di Kabupaten Karawang berangsur surut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang mengklaim musibah banjir di Karawang berangsur surut. Hal tersebut terungkap berdasarkan data hingga Senin 22 Februari 2021 pukul 18.00 WIB, jumlah kecamatan yang terdampak banjir saat ini tinggal 7 kecamatan, setelah sebelumnya banjir melanda 15 kecamatan. Sementara, terdapat 19 desa yang masih banjir. Ke-15 kecamatan tersebut yakni Rengasdengklok (4 desa), Telukjambe Barat (1 desa), Karawang Barat (6 desa/kelurahan), Telukjambe Timur (3 desa), Cilamaya Wetan (2 desa), Pakisjaya (2 desa) dan Batujaya (1 desa). Data…

34 Desa di Karawang Terendam Banjir

Karawang, KTD- Pelaksana Harian (Plh) Bupati Karawang, Drs. H. Acep Jamhuri M.Si., mendampingi kunjungan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letnan Jenderal Doni Monardo dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof. Dr. Muhadjir Effendy M.A.P. saat meninjau lokasi banjir di Desa Karangligar Kecamatan Telukjambe Barat Karawang, Minggu 21 Februari 2021 sore. Dalam penjelasannya, Acep Jamhuri mengatakan, banjir di Karawang merendam sebanyak 34 desa dan 15 kecamatan. Acep menuturkan, banjir di Karawang disebabkan antara lain akibat hujan intensitas tinggi dan luapan Sungai Citarum dan Sungai Cibeet, serta…

Pemkab Terima Bantuan Dana Penanggulangan Banjir Rp.500 Juta

Karawang, KTD- Pemerintah Kabupaten Karawang menerima bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berupa dana siap pakai (DSP) senilai Rp500 juta untuk bantuan penanggulangan bencana banjir beberapa wilayah di Kabupaten Karawang.  Selain bantuan uang, Pemkab melalui Pelaksana Harian (Plh) Kabupaten Karawang, Drs. H. Acep Jamhuri M.Si., juga menerima bantuan berupa masker sebanyak 10.000 pcs, selimut sebanyak 80 lembar, lampu emergency air garam 300 unit.   Sebelumnya, BNPB telah menyerahkan dukungan kepada BPBD Karawang berupa tenda gulung 200 lembar‎, matras 200 lembar, selimut 200 lembar dan perahu karet 1 set. Diharapkan…

Bupati Cellica : Banjir di Karawang Akibat Luapan Sejumlah Sungai

Karawang, KTD- Persoalan banjir di sejumlah wilayah Karawang kuat diduga berasal dari luapan sejumlah sungai akibat tingginya curah hujan dalam tiga hari terakhir ini. Demikian laporan Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana kepada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat meninjau lokasi banjir di Perum Bumi Mutiara Indah (BMI) Desa Dawuan, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang yang menjadi salah satu titik lokasi banjir terparah. Bupati mengungkapkan, sedikitnya ada 34 desa di 18 kecamatan terendam banjir. Banjir di Karawang utara berasal dari luapan Sungai Citarum, Teluk Jambe Barat dari luapan Sungai Cibe’et, Cilamaya luapan…

Tangis Histeris Keluarga dan Sahabat, Iringi Pemakaman Remaja Korban Pembunuhan

Karawang, KTD- Jenazah D (15) remaja perempuan yang diduga menjadi korban pembunuhan, Jumat (22/1/2021) dimakamkan di TPU Sirnaraga Kelurahan Nagasari. Sebelumnya, jenazah korban juga sempat disemayamkan di rumah duka di Kecamatan Karawang Barat. Suasana duka begitu terasa ketika prosesi pemakaman dilangsungkan. Keluarga korban terlihat sangat terpukul dengan kepergian D. Terutama sang ibu yang tak kuasa menahan tangis histeris ketika melihat jasad anaknya dimasukan ke dalam liang lahat. Berdasarkan pantauan di lokasi, bukan hanya pihak keluarga korban yang menangis histeris, melainkan teman teman dekatnya juga turut menangisi kepergian korban. Teman dekat…

Ayah Fathan Mengaku Tak Punya Firasat Apapun, Tapi Pernah Ada Pertanyaan Soal Kakeknya yang Sudah Meninggal

Karawang, KTD- Kadiman, Ayah Almarhum Fathan Ardian Nurmiftah terduduk lesu. Mata sembabnya cukup memperlihatkan betapa terpukulnya kehilangan buah hati yang sangat ia sayangi. Anak yang ia rawat dan kasihi selama 18 tahun, meregang nyawa diculik, dibunuh dan jasadnya dibuang di pinggiran sawah di Cilamaya Kulon. “Kami sekeluarga sudah ikhlas. Semua sudah suratan dari Allah SWT. Biarlah nanti tugas dari pihak berwajib untuk menangkap pelaku dengan hukuman yang setimpal,” ucap Kadiman ketika ditemui di rumah duka di Perum PRD Peruri, Desa Sirnabaya Kecamatan Telukjambe Timur Kabupaten Karawang, Kamis (14/1/2021) pagi kemarin.…

Suasana Duka di Kediaman Fathan, Para Alumni Smantika Ucapkan Bela Sungkawa

Karawang, KTD- Suasana duka menyelimuti rumah kediaman Fathan Ardian Nurmiftah di Perum PRD Teluljambe Kabupaten Karawang, Rabu (13/1/2021) malam. Fathan adalah korban penculikan dan pembunuhan dimana jasadnya, Rabu pagi ditemukan dalam kantung plastikDusun Kecemeuk, Desa Bayur Kidul, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang. Kondisi jasadnya saat ditemukan dalam keadaan kedua tangan dan kaki terikat dan seluruh muka terlihat lebam dengan tubuh terlilit bed cover. Rekan rekan seangkatanya di SMAN 3 Karawang lulusan angkatan 2018-2019 tampak sedih dan terpukul mendapat kabar rekanya tersebut kini telah tiada. “Kalau Fathan ada salah tolong dimaafkan ya.…

“Lolos dari Maut”, Postingan Penyair Nasional yang Gagal Terbang Bersama Sriwijaya Air

Karawang, KTD- Peristiwa jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ182 di Pulai Laki, Kepulauan Seribu menyisakan kesedihan mendalam bagi seluruh masyarakat Indonesia. Kesedihan dan haru itupun dirasakan oleh salah satu tokoh penyair nasional, Asrizal Nur. Asrizal bersama keluarga sedianya akan bertolak ke Pontianak menggunakan maskapai tersebut. Namun batal karena administrasi rapid tes dan antigen sebagai syarat lolos terbang kurang lengkap. Cerita ini diunggahbeberapa jam melalui akun Facebooknya @Asrizal Nur setelah kejadian jatuhnya pesawat Sriwijaya Air. Hingga kini, postingan tersebut sudah dibagikan sebanyak 120 kali. LOLOS DARI MAUT Alhamdulilah akhrnya Allah menolong kami…